Breaking News:

Berita Sarolangun

Polres Sarolangun Kumpulkan Pemilik dan Sopir Truk Batu Bara, Bahas Ini

Polres Sarolangun melakukan rapat membahas angkutan batu bara di wilayah Kabupaten Sarolangun bersama pemilik truk angkutan dan sopir truk batu bara

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/rifani
Polres Sarolangun melakukan rapat membahas angkutan batu bara di wilayah Kabupaten Sarolangun bersama pemilik truk angkutan dan sopir truk batu bara 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Polres Sarolangun melakukan rapat membahas angkutan batu bara di wilayah Kabupaten Sarolangun bersama pemilik truk angkutan dan sopir truk batu bara, Senin (29/11/2021).

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono meminta semua pihak yang ada kaitannya dengan angkutan batu bara untuk lebih bersabar.

Karena tentunya pemerintah baik provinsi maupun kabupaten bersama aparat kepolisian berupaya agar ada solusi terkait jumlah muatan tonase angkutan batu bara yang saat ini sedang ditertibkan.

"Karena jumlah tonase yang bisa ditentukan ini bergantung dari hasil uji berkala. Kalau hasil uji berkala misalnya maksimal 7 ton atau 8 ton, maka tidak boleh lebih dari itu. Kalau lebih dari itu maka dia harus dihentikan, dibongkar muatannya atau dia putar balik. Dan saat inikan memang semua angkutan itu harus masuk ke jembatan timbang yang ada di Batanghari," katanya, Senin (30/11/2021).

Sugeng menambahkan, terkait persoalan ini agar semua pihak tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sehingga tidak ada hal-hal yang menimbulkan konflik berkepanjangan.

"Beberapa waktu yang lalu ada penolakan dari para sopir truk batu bara di Desa Karmen, karena tidak berkenan angkutan bata bara yang berasal dari Nibung dengan menggunakan truk tronton," katanya.

"Angkutan tronton yang melewati jalan tidak boleh lewat karena merusak jalan, karena Jalan Lintas Sumatera di Sarolangun itu kategori jalan yang paling tinggi kelasnya, yang harusnya bisa dilintasi kendaraan yang tonasenya berat," sebutnya.

Baca juga: Cek Jalur Batu Bara Bajubang-Tempino, Kapolda Nilai Belum Layak Tapi Tidak Ada Pilihan

Baca juga: Truk Angkutan Batu Bara Kecelakaan di Pemayung: Hermanto Terjepit Mengakibatkan Meninggal Dunia

Baca juga: Satlantas Polresta Jambi Tilang 10 Truk Batu Bara di Terminal Distribusi Talang Gulo

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved