Breaking News:

Tips Kesehatan

Fakta Covid-19 Varian Omicorn, Seseorang yang Telah Vaksin Lengkap Masih Berpotensi Tertular

varian baru virus Corona, Omicron pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada 24 November 2021. Risiko infeksi ulang varian Omicron lebih tinggi.

Editor: Nurlailis
SHUTTERSTOCK/RUKSUTAKARN studio
Varian Omicorn lebih cepat menular 

TRIBUNJAMBI.COM - Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang telah mendapatkan vaksin lengkap masih bisa terinfeksi varian Omicorn.

Dua pelancong yang dikarantina di Hong Kong terbukti positif terpapar varian Omnicorn.

Padahal, mereka telah mendapatkan bvasik Pfizer dalam dosis lengkap.

Di Afrika sendiri, orang yang telah mendapatkan vaksin jenis Johnson & Johnson, Pfizer–BioNTech dan Oxford–AstraZeneca, juga banyak yang terinfeksi varian Omicorn.

Untuk menghindari terpaparnya varian Omicorn, kita tetap harus waspada dengan melaksanakan protokol kesehatan.

Meski banyak orang yang sudah mendapatkan vaksin lengkap terinfeksi varian Omicorn, sebaiknya kita tetap harus melakukan vaksinasi.

Bagaimanapun juga, vaksinasi merupakan cara terbaik untuk menghentkan pandemi ini dan mencegah terjadinya gejala yang parah saat kita terinfeksi.

Berdasarkan data WHO, varian baru virus Corona ini pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada 24 November 2021.

Varian B.1.1.529 atau yang dikenal dengan nama varian Omicron ini dianggap lebih berbahaya dari varian delta.

Selain menyebar lebih cepat, risiko infeksi ulang dari varian Omicron ini juga lebih tinggi.

Baca juga: Kenali Covid-19 Varian Omicron Ini, Gejalanya Tidak Seperti Biasanya

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved