Breaking News:

Berita Tanjabtim

Dalam Penggajian PTT, Pemerintah Kabupaten Tanjabtim Gunakan Tiga Sistem Ini

Dinas Pendidikan Tanjabtim, mencatat sebanyak 1.900 guru honorer atau Pegawai Harian Tidak Tetap (PHTT).

Abdullah Usman
Ilustrasi sekolah di Tanjabtim 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Dinas Pendidikan Tanjabtim, mencatat sebanyak 1.900 guru honorer atau Pegawai Harian Tidak Tetap (PHTT). Dalam proses penggajian menggunakan tiga metode.

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim, Junaidi Rahmad melalui Kabid PTK, Mei Heriansyah mengatakan, dimana dari total 1.900 tenaga guru tersebut, dengan rincian 1.190 guru dibayar melalui dana APBD Kabupaten Tanjabtim, 263 guru dari dana BOS dan 447 guru PAUD dari dana BOP dan ADD.

"Dari 1.900 guru itu terdiri daru guru Madin, PAUD, TK, SD dan SMP. Kemudian untuk 1.190 guru yang dibayarkan gajinya melalui dana APBD dengan besaran anggaran Rp 7,9 Miliar, " ujar Mei, Minggu (28/11/2021).

"Sedangkan 263 guru sisanya dibayarkan oleh masing-masing sekolah yang bersumber dari dana BOS," tambahnya.

Dia menjelaskannya ula, bahwa untuk guru honor PAUD juga dibayarkan melalui dana BOP dan ADD. Sementara, untuk gaji guru honor SMP pembayarannya bervariasi tergantung dari kategori wilayah, yakni kategori wilayah Biasa, Terpencil, Sangat Terpencil dan Sangat-sangat Terpencil.

"Untuk kategori wilayah Sangat-sangat terpencil di Kabupaten Tanjabtim ini ada Dua desa, yakni Desa Labuhan Pering, Kecamatan Sadu dan Desa Pangkal Duri, Kecamatan Mendahara," jelasnya.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru Pemkab Tanjabtim Terus Pantau Harga dan Gelar Operasi Pasar

Baca juga: Kerjasama Jalur Ekspor Kelapa Tanjabtim-Tanjabbar-Inhil Menjadi Peran Penting Pengendalian Pasar

Baca juga: Pembalap Mulai Adu Gas di Sirkuit Permanen Zabak Nasional Tanjabtim

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved