Cerita Kemiskinan di Kampung Legok Kota Jambi yang Dikunjungi Menteri Muhadjir Effendy

Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi warga RT 36, Kelurahan Legok, Kota Jambi.

Tribunjambi/Rara
Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi warga RT 36, Kelurahan Legok, Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi warga RT 36, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Di sanalah para pekerja gerobak di Kota Jambi tinggal.

Irfan, Ketua RT setempat mengaku daerah pemukiman yang dihuni para pekerja gerobak itu kerap kebanjiran. Sebab Kelurahan Legok diapit oleh aliran Sungai Batanghari dan Danau Sipin.

Kala hujan deras mengguyur, debit air kerap meluap dan mengepung pemukiman.

Karena wilayah RT 36 rawan banjir, rumah-rumah warga dibuat model panggung, baik itu rumah bata maupun rumah papan.

Irfan merasa tak enak hati menceritakannya, namun itulah kondisi yang memang harus dipedulikan.

Warganya bisa dibilang masuk dalam kategori miskin.

Kalau versi yang disampaikan Wakil Wali Kota Jambi Maulana, kemiskinan di Legok disebabkan pendapatan keluarga yang tak cukup untuk kebutuhan.

Ditambah lagi jumlah anak yang dimiliki dalam satu keluarga cukup banyak.

Sementara keterampilan yang dimiliki suatu keluarga terbilang minim.

Anak-anak mereka juga butuh biaya untuk sekolah dan jaminan kesehatan.

Oleh sebab itu, keluarga di RT 36 umumnya miskin karena pendapatan mereka tak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang besar. 

Irfan menyebut, kalau penduduknya sebagian besar adalah pendatang.

Terkadang orang mendapati bahwa mereka sedang membawa gerobak di pinggir jalan dalam Kota Jambi.

"Kalau bertemu orang yang kerja bawa gerobak. Maaf ngomong, sebagian besar berasal dari sini (RT 36 Legok)," katanya.

Ironisnya, rumah yang mereka tempati saat ini bukanlah rumah mereka sendiri. Kata Irfan warganya itu banyak yang menempati rumah kontrakan.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved