Ternyata Ini Alasan Polri Tak Kunjung Rekrut 57 Eks Pegawai KPK

Setelah dua bulan didepak dari KPK, 57 eks pegawai lembaga anti rasuah itu belum juga direkrut Polri.

KOMPAS.com / IRFAN KAMIL
57 Pegawai KPK berjalan dari Gedung Merah Putih ke Gedung ACLC pada Kamis (30/9/2021).( 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Setelah dua bulan didepak dari KPK, 57 eks pegawai lembaga anti rasuah itu belum juga direkrut Polri menjadi ASN.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo angkat bicara mengapa Polri masih belum kunjung menarik 57 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri.

Dedi mengaku hingga saat ini, pihaknya masih menunggu pembahasan aturan yang mengatur perekrutan 57 eks pegawai KPK tersebut.

"Nunggu dulu apabila peraturan sudah turun akan segera ditindaklanjuti," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (27/11/2021).

Namun demikian, dia tidak menjelaskan lebih rinci mengenai aturan yang sedang digodok tersebut.

Yang jelas, aturan ini bertujuan agar perekrutan 57 eks pegawai KPK legalitasnya tidak bertentangan dengan aturan hukum.

Sebelumnya, Kemenpan RB telah menentukan posisi jabatan 57 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat resmi menjadi ASN Polri.

Baca juga: Firli Bahuri Diusulkan Dapat Bintang 4, Purnawirawan Jenderal TNI Ini Protes Keras

Usulan itu sudah disampaikan resmi kepada Polri.

Nantinya, tidak semua 57 eks pegawai KPK akan ditempatkan menjadi penyidik. Mereka ada yang bertugas di bidang perencanaan hingga SDM Polri.

Adapun perekrutan 57 eks pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi ASN Polri merupakan usulan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

KPK sendiri sebelumnya telah memutuskan memberhentikan dengan hormat 56 pegawai yang gagal melewati tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status jadi ASN per 30 September 2021.

Baca juga: Berani Aniaya Perwira Polisi, Ternyata Ini Deretan Elite Politik yang Gabung Pemuda Pancasila

Dari 56 pegawai itu, ada nama sejumlah penyidik andal seperti Yudi Purnomo yang juga merupakan Ketua Wadah Pegawai KPK, penyidik senior Novel Baswedan yang merupakan mantan anggota Polri, hingga Harun al Rasyid yang dijuluki sebagai Raja OTT.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polri Jelaskan Alasan Tak Kunjung Rekrut 57 Eks Pegawai KPK Jadi ASN

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved