Breaking News:

UMK Batanghari 2022, Syargawi: Buruh Masih Setuju dengan UMP

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Batanghari 2022 mendatang masih mengacu terhadap upah minimum provinsi (UMP). 

Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
(Tribunjambi/A Musawira)
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Batanghari, Syargawi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Upah Minimum Kabupaten (UMK) Batanghari 2022 mendatang masih mengacu terhadap upah minimum provinsi (UMP). 

Kendati demikian serikat pekerja dan para perusahaan belum ada mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Batanghari untuk menerbitkan UMK.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Batanghari, Syargawi menyatakan jika ada kesepakatan bersama pada 2023 mendatang bisa pihaknya buat UMK asalkan dana untuk itu sudah ada, karena perangkatnya sudah disiapkan semua.

“Sampai hari ini buruh masih setuju dengan UMP, belum ada desakan-desakan baik dari buruh, pengusaha terhadap Pemda untuk menerbitkan UMK,” kata Syargawi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Batanghari, Jumat (26/11/2021).

Terkait upah ini kata Syargawi tidak bisa disatu pihak saja. Jadi kalau buruh mendesak, perusahaan juga setuju karena yang mengupah itu adalah perusahaan. Kalaulah sudah sepakat, serikat pekerja dan perusahaan, Pemda akan mengikuti.

“Sampai hari ini perusahaan di Batanghari masih setuju dengan UMP karena belum ada perusahaan yang meminta kita untuk tetapkan UMK. Saya kira UMK dan UMP sama saja dan tetap naik turun-naik turun juga,” ujarnya.

Baca juga: Pemkab Batanghari Siapkan Rp 17 Miliar untuk Rehab Pasar Muara Tembesi

Lanjutnya ia sebut di Batanghari ini banyak sektor perkebunan, baik kebun dan maupun CPO-nya. 

“Kita dapat informasi dari HRD PT ABP bidang karet, saat ini sedang bermasalah karena produksi karet petani jauh menurun karena banyak orang yang mengubah dari tanaman karet menjadi sawit,”

“Sampai hari ini kita hanya memfasilitasi saja kalau memang ada usulan dari pada pekerja dan pengusaha menyepakati kita bikin UMK, iya, kita bikin saja. Kita sudah siap dan kita sudah bikin Perbup juga, Tinggal lagi kapan diaktifkan,” pungkasnya.

Baca juga: UMK Batanghari 2022 Mengacu UMP Jambi, Syargawi: Meski Perbup Tentang Dewan Pengupahan Rampung

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved