Breaking News:

Kebakaran di Sungai Penuh, Dua Rumah Kumun Ilir Ludes Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Peristiwa kebakaran di Sungai Penuh terjadi, Kamis (25/11/2021) pagi. Dua rumah ludes dan satu orang dikabarkan tewas.

Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Peristiwa kebakaran di Sungai Penuh terjadi, Kamis (25/11/2021) pagi. Dua rumah ludes dan satu orang dikabarkan tewas. 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Peristiwa kebakaran di Sungai Penuh terjadi, Kamis (25/11/2021) pagi.

Peristiwa kebakaran itu melanda Desa Kumun Ilir RT 08 Larik Putus-putus, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh.

Dua unit rumah semi permanen habis dilalap sijago merah.

Bukan hanya itu saja, kejadian tersebut dikabarkan terdapat korban jiwa, karena terjebak dalam rumah saat api tengah membesar.

"Dikabarkan ada warga yang meninggal, akibat terjebak dalam kebakaran, saat api tengah membesar," ungkap salah seorang warga Kumun Hilir.

Masih menurut sumber, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum untuk diselamatkan.

Namun, karena mengalami luka bakar cukup parah, akhirnya nyawa korban tidak mampu diselamatkan.

Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran hebat terjadi sekira pukul 05.00 Wib, menghanguskan dua unit rumah.

Api dengan cepat membesar, hanya dilakukan pemadaman oleh warga sekitar dengan alat seadanya.

Mobil pemadam kebakaran sampai kelokasi, setelah api sudah membesar dan telah menghanguskan dua unit rumah.

"Dilokasi, mobil Damkar sempat diusir oleh warga karena telat datang. Setelah dimediasi beberapa pihak, akhirnya mobil Damkar melanjutkan melakukan pemadaman," bebernya.

Hingga sejauh ini belum diketahui, apa penyebab dan kerugian material dari kebakaran hebat tersebut.

Baca juga: Kebakaran di Sungai Penuh, Kandang Ayam Potong di Dusun Bendar Baru Ludes Terbakar

Baca juga: Tangis Abdullah Sani Pecah di Lokasi Kebakaran Cerminan Gedang, dengan Wabup Sarolangun Beri Bantuan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved