Breaking News:

Joe Biden Buat China Marah Besar, Sengaja Undang Taiwan ke KTT Demokrasi

Pemerintah China mengecam tindakan Presiden Amerika Serikat (AS) undang Taiwan dalam KTT Demokrasi.

AP PHOTO/JU PENG
Presiden China Xi Jinping. 

TRIBUNJAMBI.COM, BEIJING - Pemerintah China mengecam tindakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang mengundang Taiwan dalam KTT Demokrasi.

Beijing pun menegaskan apa yang dilakukan Biden merupakan sebuah kesalahan besar.

Diketahui Taiwan termasuk dalam daftar partisipan yang akan mengikuti KTT Demokrasi pada bulan depan, seperti yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri AS, Selasa (23/11/2021).

Tindakan Biden jelas membuat China marah, karena mereka mengklaim Taiwan sebagai provinsi yang ingin memisahkan diri.

Juru Bicara Kantor Urusan China Taiwan, Zhu Fenglian pada Rabu (24/11/2021), menegaskan bahwa memasukkan Taiwan dalam KTT adalah sebuah kesalahan.

Baca juga: Pimpinan Pentagon Terdiam Lihat Rudal China, Bisa Kelilingi Dunia Sebelum Hancurkan Target

Ia pun menegaskan Beijing menentang keras semua interaksi resmi antara AS dan Taiwan.

“Sikap ini jelas dan konsisten. Kami mendesak AS untuk tetap berpegang pada prinsip satu China tiga komunikasi bersama,” tuturnya dikutip dari The Guardian.

Sejak menjabat sebagai Presiden, Biden menegaskan mendukung kebijakan lama AS untuk kebijakan satu China, yang secara resmi lebih mengakui Beijing ketimbang Taipei.

Baca juga: Rusia Cemas, AS Kerahkan Pesawat Pembom Bersentaja Nuklir untuk Serang Moskow

Tetapi juga mengatakan AS menentang upaya sepihak untuk mengubah status quo atau merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Sementara itu, Juru Bicara Taiwan Xavier Chang berterima kasih kepada Biden atas undangan tersebut.

“Taiwan akan bekerja sama secara tegas dengan negara-negara yang berpikiran sama untuk melindungi nikai-nilai universal seperti kebebasan, demokrasi, dan hak asasi manusia,” katanya.

“Selain itu, juga menjaga perdamaian, stabilitas dan pembangunan kawasan,” ujar Xavier.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved