Breaking News:

Berita Muarojambi

Antisipasi Aliran Sesat, Kejari Muarojambi Gelar Pertemuan dengan Tokoh Masyarakat

Kejari Muarojambi mengelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dalam rangka meningkatkan pengawasan aliran sesat

ist
Kejari Muarojambi mengelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dalam rangka meningkatkan pengawasan aliran sesat 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kejari Muarojambi mengelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dalam rangka meningkatkan pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan (Pakem) yang terdiri dari unsur Kejari, Kepolisian/TNI, Kemenag, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta tokoh masyarakat dan para Kepala Desa dalam wilayah Kecamatan Sekernan.

Kajari Muarojambi Kamin, selaku Ketua Tim kKoordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan menyampaikan.

Kegiatan ini untuk meningkatkan pengawasan agar tidak terdapat aliran kepercayaan yang menyimpang atau sesat dari kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, khususnya di Kabupaten Muarojambi.

Hari ini mereka undang stakeholder terkait yang tergabung dalam tim untuk mengantisipasi timbulnya aliran kepercayaan di Kabupaten Muarojambi yang dianggap menyimpang.

"Melalui pertemuan ini kita juga minta kepada para tokoh masyarakat dan para Kepala Desa agar segera melaporkan jika menemukan adanya aliran yang menyimpang ke tim pengawas," kata Kamin, Kamis (25/11/2021).

Ia juga menyebut, melalui pertemuan ini pihaknya dapat melakukan deteksi dini untuk melakukan tindakan preventif dan edukasi agar tidak terjadi gesekan atau permasalahan sosial di masyarakat menyangkut aliran kepercayaan yang muncul di tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi, untuk saat di Kabupaten Muarojambi tidak ada ditemukan aliran yang menyimpang.

Untuk itu pihaknya mengajak seluruh anggota tim Pakem, tokoh masyarakat dan para kepala desa agar terus berkoordinasi serta berkolaborasi dalam pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat.

"Saya berharap kepada warga untuk berhati-hati memahami akidah agamanya dengan baik, tidak mudah terhasut apabila ada ajaran baru atau terbujuk untuk ikut pada aliran tertentu yang kegiatannya terindikasi menyimpang dari akidah," tutupnya.

Baca juga: Antisipasi Penyimpangan, Kejari Muarojambi Awasi Penggunaan Anggaran Covid-19 di Muarojambi

Baca juga: Kejari Muarojambi Bagikan 100 Paket Sembako ke Pasien Covid-19

Baca juga: Kejari Muarojambi Terima Pelimpahan Tersangka Baru Dugaan Korupsi Auditorium Gedung UIN STS Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved