Breaking News:

Pemilihan Presiden 2024

Politisi PDI-P Ragu Pilpres Digelar 2024, Prediksi Jabatan Jokowi Diperpanjang 3 Tahun

Pemilihan Presiden 2024 diprediksi tidak akan dilakukan pada 2024 mendatang. Politisi PDI-P memprediksi jabatan presiden diperpanjang

Editor: Rahimin
Tribunnews.com
Effendi Simbolon - Politisi PDI-P Ragu Pilpres Digelar 2024, Prediksi Jabatan Jokowi Diperpanjang 3 Tahun 

TRIBUNJAMBI.COM - Politisi PDI-P Effendi Simbolon meragukan Pemilihan Presiden bakal digelar pda 2024 mendatang.

Effendi Simbolon beralasan, jadwal pelaksanaan pemungutan suara pun tak kunjung dipastikan.

Makanya, Effendi Simbolon menilai, perihal pencalonan presiden 2024 belum tepat dibicarakan saat ini.

Bahkan, Effend Simbolon memprediksi jabatan presiden akan diperpanjang.

"Saya lihat, mungkin ada juga. Saya enggak lihat ada Pemilu 2024," kata Anggota Komisi I DPR itu saat diskusi acara "Satu Meja" dikutip akun YouTube Kompas TV, Kamis (18/11/2021).

Pernyataan ini disampaikan Effendi Simbolon menjawab pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid terkait kesiapan partai menerima Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.

Effendi Simbolon memprediksi, bakal ada masa tambahan waktu bagi Presiden Joko Widodo dua atau tiga tahun lagi untuk menjabat.

Dikatakannya,Menurut dia, wacana itu bisa saja diwujudkan apabila mendapatkan persetujuan rakyat.

Kemudian disidangkan melalui Sidang MPR untuk melakukan amendemen terkait masa jabatan presiden.

"Saya lihat, penambahan dua sampai tiga tahun justru. Nah ini. Kita bisa mengerti, bisa memberikan pertimbangan untuk kita sidang MPR, kemudian atas persetujuan rakyat, kita bisa amendemen untuk penambahan dua sampai tiga tahun periodesasi dari pemerintahan sekarang, itu berlaku untuk pemerintahan berikutnya," kata Effendi Simbolon.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved