Breaking News:

Mainan Tradisional Tergerus Teknologi, Pedagang Otok-otok di Kota Jambi Mengeluh Sepi

Mainan tradisional mulai tersisihkan akibat pengaruh dari gadget yang menyediakan banyak macam permainan.

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Ade
M Yunus pedagang mainan di Area Wisata Danau Sipin, Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mainan tradisional mulai tersisihkan akibat pengaruh dari gadget yang menyediakan banyak macam permainan.

Di era digitalisasi seperti saat ini dimana teknologi semakin canggih dan otomatis membuat permainan tradisional semakin terpinggirkan.

Seperti mainan tradisional yang kini kurang dilirik khususnya bagi anak-anak.

M Yunus selaku penjual mainan tradisional di Kota Jambi mengatakan peminat mainan tradisional sangat sedikit.

"Untuk pembeli sangat sedikit, dimana kan sekarang gadget termasuk pengaruh terbesarnya banyak anak-anak main game, ditambah kan masa pandemi," jelasnya.

"Namun untuk pembeli tetap ada, ya tidak seperti dulu tapi masih adalah," tambahnya.

Untuk harga mainan tradisional malai dari otok-otok atau kapal, ayam-ayaman dan gelembung ini di harga yang berbeda-beda.

"Untuk harga berbeda-beda, untuk harga otok-otok mulai dari Rp.15 ribu Rp.25 ribu, Rp.30 ribu hingga Rp.35 ribu. Untuk harga ayam-ayaman mulai Rp.20 hingga Rp.25 ribu. Kemudian gelembung mulai dari Rp.10 ribu hingga Rp.15 ribu," lanjutnya.

Baca juga: Ini Alasan Wakil Rektor Unja Tak Mau Temui Pendemo hingga Terjadi Baku Hantam

"Yang paling laku diantara yang lain itu adalah gelembung tapi peminatnya tetap sedikit, ya ini juga saya beli lagi dan dijual kembali, semoga semakin ramai peminat mainan tradisional," tutupnya.

M Yunus kerap berjualan di Area Wisata Danau Sipin yang ada panjat tebing nya, pas arah mau turun ke tempat wisata depan pelabuhan wisata air Wisata Danau Sipin.

Baca juga: Sehari Sebelum Demo yang Berujung Pemukulan, Ternyata Wakil Rektor Unja Bertemu Ketua MAM dan BEM

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved