Breaking News:

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Allah Berkuasa Sebagai Raja yang Kekal

Bacaan ayat; Mazmur 145:1 (TB) Puji-pujian dari Daud. Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterus

Editor: Suci Rahayu PK
(imankatolik.com)
Hari Kenaikan Yesus Kristus. 

Allah Berkuasa Sebagai Raja yang Kekal

Bacaan ayat; Mazmur 145:1 (TB) Puji-pujian dari Daud. Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.

Oleh Pdt Feri Nugroho

Pdt Feri Nugroho
Pdt Feri Nugroho (Instagram @ferinugroho77)

Dalam kehidupan beriman umat Tuhan di Perjanjian Lama, konsep Allah diposisikan sebagai Raja sudah melekat kuat. Ungkapan Allah sebagai Raja mendominasi syair dalam Kitab Mazmur.

Hal ini bisa dipahami bahwa pengalaman Daud sebagai rajalah yang melatarbelakangi konsep berfikir tersebut.

Namun jauh sebelum Daud, posisi Allah sebagai Raja sebenarnya sudah melekat meskipun baru pada masa umat Tuhan meminta raja, konsep tersebut dirumuskan.

Apakah makna terdalam tentang posisi Allah sebagai Raja?

Pertama, seorang raja mempunyai kedudukan paling tinggi dalam masyarakat. Jabatan raja membuat seseorang mempunyai kuasa mutlak atas seluruh wilayah kekuasaannya.

Bukan hanya wilayah, harta benda, kekayaan, bahkan orangnyapun wajib tunduk secara mutlak. Kedua, seorang raja mempunyai kuasa mutlak.

Apapun yang dikatakannya menjadi hukum yang harus dilaksanakan, lepas dari kenyataan bahwa keputusannya itu benar atau salah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved