Breaking News:

Berita Ekonomi

UMP Jambi Naik 0,73 Persen, Ini Tanggapan Serikat Buruh dan Gubernur

Berita Jambi-Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 telah ditetapkan dan ditandatangani langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Monang
Gubernur Jambi Al Haris. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 telah ditetapkan dan ditandatangani langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris.

UMP Jambi 2022 menjadi Rp 2.649.034,24. Angka ini naik Rp 18.872,11 atau 0,72 persen dari UMP 2021.

Kordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Jambi Roida Pane pun menanggapi kenaikan yang kecil itu.

Ia mengaku kecewa dengan hasil akhir dari penentuan UMP 2022 tersebut.

"Dalam penentuan UMP 2021 kemarin Rumusan penetapan UMP memang memang langsung menolak undang-undang cipta kerja," ungkap Roida, Jumat (19/11/2021).

"Salah satunya adalah terkait penetapan Upah minimum karena dasar penetapan Upah minimum itu tidak lagi masuk kebutuhan hidup layak. Sementara undang undang dasar mengatur bahwa setiap warga negara wajib untuk hidup layak," tambahnya.

Ia menjelaskan, para buruh dapat hidup layak yakni dari upah gaji yang buruh terima di tiap bulannya.

Melihat dari penetapan yang hanya naik 0,7 persen dari UMP 2021 ini, UMP 2022 yang berlaku pada Januari 2022 besok, tak lagi sesuai dengan kebutuhan hidup layak para pekerja di Jambi.

"Ya jelas saja, semua bahan pokok naik. Sedangkan UMP naik hanya Rp 18 ribu. Mana bisa uang segitu untuk beli nasi bungkus," ujarnya.

Ia menuturkan, saat ini yang menjadi dasar perhitungan UMP saat ini, adalah sesuai dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved