Breaking News:

Jumlah UMKM di Merangin Meningkat Jadi 11.000 Sejak Ada Bantuan BPUM

Sejak ada bantuan BPUM yang diberikan pemerintah, jumlah pelaku UMKM di Merangin meningkat tajam, yakni mencapai 11.000 UMKM. 

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Darwin Sijabat
M Amir Tamsil, Sekretaris DKUKMPP Merangin. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Dimasa pandemi Covid-19, Pemerintah Pusat membuat program untuk mengatasi perekonomian masyarakat terutama bantuan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan sudah berlangsung pada tahun 2020 dan 2021.

Adanya bantuan BPUM jumlah pelaku UMKM di Merangin meningkat tajam, yakni mencapai 11.000 UMKM

"Data yang ada di kita sebelum pandemi sekitar 4.500 UMKM, setelah adanya BPUM ini jumlahnya meningkat mencapai 11.000 pelaku UMKM berdasarkan usulan," terang Sekretaris DKUKMPP Merangin, Amir Tamsil.

Karena lanjutnya, untuk usulan penerima BPUM tersebut pelaku UMKM hanya melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU), tapi tidak perlu melampirkan Nomor Induk Berusaha (NIB). 

"Namun yang ada dalam data base kita, UMKM yang punya memiliki NIB itu angkanya sekitar 4.700 UMKM. Jumlah tersebut terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya," ujar Amir.

Baca juga: Tim Vaksinator Mobile Kodim Sarko, Gelar Gerai Vaksinasi di 3 Lokasi

Baca juga: Anggota Satpol PP Merangin Diciduk Polisi, Shobraini: Kalau Terbukti Kita Pecat

Peningkatan jumlah UMKM tersebut dipengaruhi dengan banyaknya pasar-pasar yang dibuka kembali. Contoh di Bangko ada Pasar Type A dan Type B. 

"Yang dulunya kosong, kini telah dibuka sehingga menambah pelaku UMKM. Kemudian dibidang industri, seperti pelaku Kopi yang sebelumnya kita tidak ada bantuan, sekarang kita sudah dapat bantuan gedung pengolahan kopi sehingga dapat dimanfaatkan khusus pelaku kopi," pungkasnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved