Breaking News:

Isu Seputar Gagal Bayar Surat Hutang, Wajarkah?

Penerbitan surat hutang, di mana sebuah perusahaan membutuhkan modal tambahan adalah hal yang wajar.

Editor: Rahimin
istimewa
Ilustrasi - Isu Seputar Gagal Bayar Surat Hutang, Wajarkah? 

TRIBUNJAMBI.COM – Akhir-akhir ini mencuat beberapa pemberitaan negatif yang menimpa salah satu bank swasta di Muara Bungo, terkait gagal bayar suatu sarana investasi di mana nasabah bank tersebut telah dirugikan.

Sebenarnya, penerbitan surat hutang di mana sebuah perusahaan membutuhkan modal tambahan adalah hal yang wajar.

Seperti dilansir dalam artikel Tribunnews.com sebelumnya, dengan tajuk, ‘Penerbitan surat utang adalah hal yang wajar dalam bisnis, pengamat pasar modal Kiswoyo Adi Joe.’

Kiswoyo Adi Joe meminta manajemen perusahaan untuk mengantisipasi kewajiban membayar utang sejak jauh hari sebelum surat utang tersebut jatuh tempo.

“Manajemen yang baik itu adalah yang bisa mengantisipasi sejak jauh hari. Kalaupun bisnisnya tertekan imbas covid-19, manajemen sudah bisa mengantisipasi sejak tahun lalu, bukan mendekati jatuh tempo baru melakukan roll over,” ujar Kiswoyo, dalam keterangannya, Senin (14/6/2021)

Penjelasan itu, disampaikan untuk menanggapi PT Tridomain Performance Materials Tbk (TDPM) yang menyatakan gagal bayar (cross default) atas seluruh surat utang senilai Rp 1,4 triliun yang diterbitkan perusahaan tersebut.

Dikatakannya, kondisi gagal bayar surat utang sangat berdampak serius terhadap reputasi dan kepercayaan publik terhadap manajemen maupun perusahaan.

Terlebih jika ternyata bisnis dan fundamental perusahaan masih baik dan berjalan normal.

“Aneh jika manajemen mengaku fundamental dan operasional masih bagus, tapi tidak mampu memberikan skema terbaik dan optimal untuk membayar kewajibannya ke bondholder atau pemegang unit,” ujarnya.

Skema penyelesaian gagal bayar surat utang yang baik, menurutnya, adalah perpanjangan tenor maksimal tiga tahun dengan kupon bunga normal merujuk ke bunga yang berlaku di pasar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved