Breaking News:

Tips Kesehatan

Cara Mendiagnosis Diabetes Tipe 1, Tes Gula Darah Puasa

Tes darah ini dapat menunjukkan kadar gula darah rata-rata selama 2-3 bulan terakhir. Ini mengukur persentase gula darah yang melekat pada protein.

Editor: Nurlailis
AMR Image
Gejala diabetes tipe 1 

TRIBUNJAMBI.COM - Diagnosis diabetes tipe 1 biasanya dimulai dengan tes hemoglobin terglikasi (A1C).

Dilansir dari WebMD, tes darah ini dapat menunjukkan kadar gula darah rata-rata selama 2-3 bulan terakhir.

Ini mengukur persentase gula darah yang melekat pada protein pembawa oksigen dalam sel darah merah (hemoglobin).

Semakin tinggi kadar gula darah, maka kian banyak hemoglobin yang dimiliki dengan gula yang melekat.

Tingkat A1C 6,5 persen atau lebih tinggi pada dua tes terpisah dapat menunjukkan diabetes.

Jika tes A1C tidak tersedia atau jika seseorang memiliki kondisi tertentu yang dapat membuat tes A1C tidak akurat, seperti kehamilan atau bentuk hemoglobin tidak umum, dokter mungkin akan menggunakan tes ini:

1. Tes gula darah acak

Sampel darah akan diambil secara acak dan dapat dikonfirmasi dengan pengujian ulang.

Nilai gula darah dinyatakan dalam miligram per desiliter (mg/dL) atau milimol per liter (mmol/L).

Terlepas dari kapan terakhir seseorang makan, kadar gula darah acak 200 mg/dL (11,1 mmol/L) atau lebih tinggi bisa menunjukkan diabetes, terutama bila disertai dengan salah satu tanda dan gejala diabetes, seperti sering buang air kecil dan haus yang ekstrem.

Baca juga: Selain Diabetes, Dorce Gamalama Juga Alami Kepikunan hingga Penyempitan Saraf

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved