Breaking News:

Warga Merangin Tanam Ganja di Kebun Kopi, Pelaku Dibekuk Saat Lagi Pesta

Empat orang tersangka penyalahgunaan Narkotika jensi ganja diamankan Satresnarkoba Polres Merangain di Desa Tuo, Kecamatan Lembah Masurai.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy P saat jumpa pers soal tanaman ganja di kebun kopi. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Empat orang tersangka penyalahgunaan Narkotika jensi ganja diamankan Satresnarkoba Polres Merangain di Desa Tuo, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin.

Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy P mengatakan, penangkapan keempat pelaku tersebut bermula dari penangkapan dua tersangka yakni Angga Zulkarnain (23) dan Piven (23) yang beralamat di Desa Tuo, Kecamatan Lembah Masurai, KAbupaten Merangin, Jambi.

Keduanya diamankan di depan SD dengan barang bukti berupa satu buah plastik berwarna hitam yang diduga berisi ganja dan uang tunai Rp 270 ribu.

Setelah dilakukan interogasi terhadap kedua pelaku, tim kembali mengamankan dua pelaku yakni Abdul Razak (22) dan Agung Ramizar (22). Keduanya diamankan saat berpesta ganja.

Di sana juga tim mendapat informasi terdapat tanaman yang ditanam di kebun milik tersangka Angga Zulkarnain. 

"Yang bersangkutan (empat tersangka) melakukan kegiatan sama-sama (penyalahgunaan Narkotika)," ungkap Kapolres. 

Kemudian dilakukan pengembangan menuju kebun milik Angga Zulkarnain. Di sana tim dari Satresnarkoba menemukan tanaman ganja yang ditanam dalam sebuah polybag.

Baca juga: Satresnarkoba Polres Merangin Ciduk Lima Pemilik Ganja dan Ekstasi di Desa Nilo Dingin

Baca juga: Empat Karung yang Ditemukan Warga Merangin di Pinggir Jalan Ternyata Berisi 80 Paket Ganja

“Tersangka AZ sebagai pemilik kebun menanam ganja dalam polybag. Kami mengamankan satu batang ganja berumur satu bulan, 12 batang yang diduga bibit ganja, satu kotak rokok yang berisi ganja, serta narkotika jenis sabu seberat 0.35 gram didalam jaket,” ungkap Kapolres, Kamis (18/11/2021)

Untuk keterlibatan tersangka lain dan kepemilikan ganja lainnya, Kapolres Merangin mengatakan masih dalam penyelidikan. 

"Tanaman ganja ini ada yang digunakan sendiri dan asa yang diperjualbelikan," katanya.

Keempatnya disangkakan Pasal 114 ayat (1), Pasal 111 ayat (1) pasal 112 (1) undang undang Republik Indonesia no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved