Breaking News:

Hasil MoU Pemda Batanghari Rencanakan 100 Pasangan untuk Mengikuti Isbat Nikah

Pemda Batanghari miliki program isbat nikah terpadu untuk 100 peristiwa yang telah nikah. 

Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Musa
Helmi Plt Kasi Bimas Islam Kemenag Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Plt Kasi Bimas Islam Kemenag Batanghari, Helmi mengatakan pada tahun ini Pemda Batanghari miliki program isbat nikah terpadu untuk 100 peristiwa yang telah nikah. 

Nantinya yang mengikuti isbat nikah ini akan mendapatkan buku nikah

Saat ini pihaknya sedang memverifikasi data disetiap KUA di Kecamatan Mersam, Maro Sebo Ilir dan Muara Bulian.

“Sementara 3 kecamatan dulu, mungkin tahun depan dialokasikan untuk seluruh kecamatan, ini masa percobaan pertama, hasil kerja sama MoU antara Pemda, Pengadilan Agama dan Kantor Kemenag Batanghari,” katanya pada Kamis (18/11/2021)

Setelah data sudah lengkap kata dia akan diserahkan ke Pengadilan Agama selanjutnya mereka yang menentukan kapan pasangan itu sidang.

“Usulan kami ke Pemda sesuai dengan hasil kesepakatan, hanya penduduk Batanghari, dialokasikan untuk keluarga yang tidak mampu, untuk pernikahan yang tidak bermasalah atau nikahnya saat bujang-gadis. Umur sesuai dengan aturan, pernikahan dibawa 2019 itu perempuan minimal 16 tahun dan laki-laki 19 tahun, pelaksanaan pernikahannya di Batanghari,” ucapnya.

Baca juga: 10 Personel Polres Batanghari Diperiksa Propam Usai 24 Tahanan Lapas Muara Bulian Kabur

Baca juga: Kemenag Batanghari Pastikan Stok Buku Nikah Aman Sampai Akhir 2021, Tersedia Untuk 3.000 Pasangan

Saat ini, disamping buku nikah yang disampaikan penghulu. Ada lagi kartu nikah melalui aplikasi dari masing-masing pasangan disebut sistem informasi nikah atau Simkah.

Program ini dimohon masyarakat untuk bisa memanfaatkan kesempatan ini khusus bagi yang kurang mampu supaya dibuatkan buku nikah melalui isbat nikah.

“Diharapkan seluruh masyarakat untuk menghindari nikah siri karena akan merugikan terutama pihak perempuan dan anak, nikahlah secara resmi yang tercatat di pemerintah RI melalui KUA,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved