Breaking News:

Anggota Satpol PP Merangin Diciduk Polisi, Shobraini: Kalau Terbukti Kita Pecat

Anggota Satpol PP Merangin, Fadlan Hadi (26) diamankan polisi atas pengembangan empat tersangka kepemilikan ganja di Kecamatan Lembah Masurai. 

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Empat tersangka kepemilikan ganja di Kecamatan Lembah Masurai ditangkap Polres Merangin.  

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Merangin diciduk Satresnarkoba Polres Merangin atas kepemilikan Narkotika jenis Sabu. 

Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy P mengatakan bahwa anggota Satpol PP Merangin, Fadlan Hadi (26) diamankan atas pengembangan empat tersangka kepemilikan ganja di Kecamatan Lembah Masurai. 

Dia mengatakan, Fadlan diamankan pada Rabu (17/11/2021) sekitar pukul 19.00 WIB di sebuah rumah makan dengan barang bukti sabu seberat 1.07 gram.

"FH merupakan rekan AZ yang telah diamankan sebelumnya atas kepemilikan ganja," ungkap Kapolres. 

Kapolres mengatakan bahwa pelaku diamankan saat akan menjual barang bukti tersebut dengan metode under coverbuy.

Dari penggeledahan ditemukan dua paket narkotika shabu didalam kotak rokok magnum. Dari hasil interogasi, barang bukti yang diamankan diakui oleh pelaku kepemilikannya.

Kini Fadlan Hadi telah mendekam di Mapolres Merangin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.  Kepadanya disangkakan Pasal 114 ayat (1), Pasal 111 ayat (1) pasal 112 (1) undang undang Republik Indonesia no 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca juga: Warga Merangin Tanam Ganja di Kebun Kopi, Pelaku Dibekuk Saat Lagi Pesta

Sementara itu Plt Kepala Satpol PP Merangin, Shobraini saat dikonfirmasi mengatakan jika anggotanya terbukti melanggar segera dilakukan pemecatan. 

"Kalau memang dia terbukti, sudah ada ketetapan dari kepolisian kalau memang dia terlibat sabu segera kita proses (pemecatan)," katanya.

Meski demikian, Shobraini telah memerintahkan kepala Bidang dan bagian kepegawaian untuk berkoordinasi dengan kepolisian dalam memastikan status pelaku.

"Kalau memang itu benar akan kita proses sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika memang terbukti dapat diberhentikan dan akan dilaporkan ke pimpinan," tandasnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)
 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved