Breaking News:

Mantan Menteri Pertanian Amran Sulaiman Diperiksa KPK, Kasus Tambang Rugikan Negara Rp 2,7 Triliun

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Amran Sulaiman dalam penyidikan kasus dugaan korupsi izin tambang yang rugikan negara Rp 2,7 triliun.

DOK KOMPAS.COM
Mantan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Amran Sulaiman dalam penyidikan kasus tambang yang rugikan negara Rp 2,7 triliun.

Amran Sulaiman diperiksa atas kasus dugaan korupsi pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi serta izin usaha pertambangan operasi produksi dari Pemkab Konawe Utara.

Mantan Menteri Pertanian ini diminta jadi saksi selaku direktur dalam perkara yang disangkakan kepada Aswad Sulaiman (ASW) mantan Bupati Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Diketahui Aswad telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 2017 silam.

Tiga tahun kemudian, yakni pada April 2020 lalu, KPK memanggil Direktur PT Indika Multimedia Holding Kristuadji Legopranowo sebagai saksi.

Dan kini, Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding mengatakan Amran diperiksa, juga sebagai saksi.

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan KPK, Amran Sulaiman dipanggil dalam kapasitas sebagai Direktur PT Tiran Indonesia, perusahaan jasa konsultan Geologi di Sulawesi Tenggara.

"Hari ini, pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi terkait pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi serta izin usaha pertambangan operasi produksi dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara tahun 2007-2014 untuk tersangka ASW," ujar Ipi melalui keterangannya, di Jakarta, Rabu (17/11/2021).

Baca juga: Firli Blak-blakan Orang Besar Minta Brimob Lepas Pengawalan Penyidik KPK Saat Bertugas

Selain Amran, KPK memanggil dua saksi lain untuk tersangka Aswad, yaitu Direktur PT Tambang Wisnu Mandiri bernama Bisman dan Andi Ady Aksar Armansyah dari pihak swasta.

"Pemeriksaan dilakukan di Polda Sulawesi Tenggara," ujar Ipi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved