Breaking News:

Bupati Masnah Tawarkan Solusi Jalan Angkutan Batubara, 70 Km Lahan di Muarojambi Siap Dibebaskan

Jalan khusus angkutan tambang batubara dI Jambi masih jadi masalah yang belum terselesaikan.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/hasbi sabirin
Bupati Muarojambi Masnah Busro. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Hasbi Sabirin

TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI- Jalan khusus angkutan tambang batubara dI Jambi masih jadi masalah yang belum terselesaikan.

Beberapa waktu sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jambi menggelar rapat yang melibatkan beberapa Bupati yang wilayahnya menjadi jalur angkutan batubara.

Bupati Masnah Busro yang hadir pada rapat dan koordinasi bersama Gubernur Jambi mengungkapkan masalah angkutan batubara mulai dari kelebihan tonase yang mengakibatkan lakalantas dan kemacetan di wilayah Muarojambi.

"Tak hanya itu kami juga bahas ketegangan antara angkutan batubara dengan pengendara lain dan masyarakat sekitar, serta penegakan hukum terhadap oknum sopir angkutan dan perusahaan batubara yang melanggar aturan Perda maupun Pergub tentang angkutan batubara," kata Bupati Masnah beberapa waktu lalu.

Bupati Masnah Busro juga menyampaikan, dirinya beserta jajaran akan melakukan langkah alternatif sementara sebagai solusi permasalahan angkutan batubara ini berupa penyediaan kantong-kantong parkir bagi mobil angkutan batubara.

Kantong parkir itu guna untuk mengurai kemacetan dan mencegah terjadinya kembali lakalantas yang akhir-akhir ini sering terjadi di wilayah Kabupaten Muarojambi, khususnya di Jaluko.

"Untuk alternatif sementara, kami siap, hasil rapat kami kemarin kami siapkan beberapa kantong parkir di Mestong dan Jaluko. Kita juga sudah koordinasikan, kita akan cek mana kantong parkir yang akan direalisasikan untuk parkir angkutan batu bara", ungkapnya.

Baca juga: Pinto Apresiasi Aksi Demo Mahasiswa Soal Angkutan Batubara di Jambi: Saya Senang

Baca juga: Gegara Banjir di Perumahan Namura Indah Muarojambi Pedagang Sayur Sepi Pembeli

Tak hanya itu, langkah strategis yang ia tawarkan dalam rapat koordinasi itu untuk pembangunan jalan khusus truk angkutan mobil batu bara.

Bahkan ia sebut Pemda Muarojambi akan membantu terkait pembebasan lahan untuk pembangunan jalan angkutan di wilayah Muarojambi.

"Untuk jangka panjang, masalah mobilitas angkutan batubara, harus ada  jalan khusus yang notabene juga melewati jalan di Muarojambi, itu diperkirakan hampir 70 kilometer sampai ke pelabuhan, kita akan bantu pembebasan lahan untuk pembangunan jalannya," sebutnya.

Wacana yang ia tawarkan itu sudah 10 yang lalu, namun belum kunjung terselesaikan, dan ia berharap Gubernur Jambi bisa menindaklanjuti, karena titik akhir dan pelabuhan ya itu ada di Muarojambi.

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved