Breaking News:

Berita Nasional

Bareskrim Bongkar Sindikat Pinjol Ilegal, 13 Orang Ditangkap dan Rp 217 Miliar Disita

Sindikat pinjaman online ilegal berhasil diungkap Bareskrim Polri. 13 orang tersangka berhasil ditangkap dan menyita uang ratusan miliar rupiah

Editor: Rahimin
(KOMPAS.com/RAHEL NARDA)
Dittipideksus Bareskrim Polri melakukan konferensi pers terkait pinjaman online ilegal di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (16/11/2021). Bareskrim Bongkar Sindikat Pinjol Ilegal, 13 Orang Ditangkap dan Rp 217 Miliar Disita 

TRIBUNJAMBI.COM - Bareskrim Polri mengungkap kasus pinjaman online ilegal (pinjol ilegal).

13 tersangka terkait jaringan aplikasi pinjaman online (pinjol) dari PT AFT berhasil ditangkap.

Selain itu, turut juga disita uang sebesar Rp 217 miliar.

Pengungkapan kasus itu dikatakan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Brigjen Pol Whisnu Hermawan.

Brigjen Pol Whisnu Hermawan bilang, ada Rp 217 miliar yang disita dari 7 rekening yang berbeda.

"Dari 7 rekening yang diduga merupakan sumber tindak pidana tersebut berhasil disita atau diblokir penyidik sebesar Rp 217 miliar (Rp 217.007.433.643 miliar)," katanya saat konferensi pers, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (16/11/2021). 

Brigjen Pol Whisnu Hermawan menjelaskan, pihaknya juga telah mengidentifikasi semua kegiatan dari pinjol illegal tersebut.

Kegiatan itu diantaranya soal korban, SMS blasting, desk collection, transfer dana, payment gateway, hingga pemodal dan pemimpin dari kegiatan tersebut.

PT AFT adalah perusahaan penyelenggara transfer dana yang bermitra dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Inovasi Milik Bersama (IMB).

Menurut Brigjen Pol Whisnu Hermawan, KSP IMB ini memiliki sejumlah aplikasi pinjol illegal.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved