Breaking News:

Berita Merangin

Tim Terpadu Segera Bekerja, Kades Koto Renah Terancam Diberhentikan Jika Melanggar Peraturan

Berita Merangin-Kepala Desa Koto Renah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Doni Espa dapat diberhentikan jika melanggar peraturan

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/darwin sijabat
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Andrie Fransusman 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kepala Desa Koto Renah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Doni Espa dapat diberhentikan jika melanggar peraturan perundang-undangan.

Hal itu dikatakan Andrie Fransusman, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Selasa (16/11/2021).

Terancam diberhentikannya Kepala desa tersebut diungkapkan usai menemui warga Desa Koto Renah yang melakukan aksi pada Senin (15/11/2021) kemarin.

Usai unjuk rasa, massa menyambangi Dinas PMD untuk menyampaikan keluhan mereka.

Namun saat penyampaian, massa merasa kecewa dan lebih memilih keluar dari ruang pertemuan.

Budi, Ketua BPD Desa Koto Renah menyebutkan bahwa kekecewaannya saat bertemu dengan Dinas PMD lantaran pertemuan mereka tidak terfasilitasi.

"Kami keluar dari ruang pertemuan itu karena permasalahan yang kami sampaikan seperti dianggap remeh (tidak penting)," ujarnya.

Di sana mereka meminta tindakan tegas dari pemerintah Kabupaten Merangin melalui dinas terkait untuk memberikan tindakan tegas kepada kades tersebut. Sebab hal itu guna keberlangsungan pemerintahan desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Andrie Fransusman membenarkan bahwa keluarnya masyarakat dari ruang pertemuan.

Meski demikian, Andri mengklaim jika hal itu hanyalah kesalahpahaman warga yang melihat mimik wajahnya saat menjelaskan tupoksi PMD.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved