Breaking News:

Kejari Tanjabtim Geledah KPU

Hakim Berikan Waktu Untuk N Hadiri Sidang Hingga Jumat

Berita Tanjabtim-Hakim sidang praperadilan KPU Tanjabtim meminta kuasa hukum menghadirkan Nurholis dalam persidangan, Selasa (16/11/21).

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Abdullah Usman
Pasca penetapan tersangka kasus korupsi dana hibah Pilkada Jambi 2020 KPU Tanjabtim, hingga kini dua tersangka masih belum diketahui keberadaannya. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Hakim sidang praperadilan KPU Tanjabtim meminta kuasa hukum menghadirkan Nurkholis dalam persidangan, Selasa (16/11/21).

Sidang praperadilan terkait kasus dugaan tipikor dana hibah pilkada tahun 2020 di Pengadilan Negeri Tanjabtim kembali digelar.

Ada dua agenda sidang yang terjadwal pada Selasa (16/11), di mana agenda sidang pertama terkait legal standing kasus dugaan tipikor dana hibah pilkada KPU tahun 2020, dan sidang praperadilan pertama untuk tersangka Nurkholis selaku ketua KPU Tanjabtim.

Untuk sidang legal standing dipimpin oleh hakim Ketua Tatok Musianto,SH.

Sedangkan sidang praperadilan pertama tersangka Nurkholis selaku ketua KPU dipimpin oleh Hakim Ketua Esa Pratama Putra Daeli, SH.

Melalui Kuasa Hukum KPU Tanjabtim Tengku Ardiansyah ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon pribadinya mengatakan, untuk sidang praperadilan Nurkholis, hakim ketua meminta pemohon dapat hadir dalam sidang.

"Sampai saat ini kami selaku kuasa hukum belum menerima pemberitahuan klien kami ini DPO. Kami baru tahu dari persidangan tadi," ujar Tengku

"Sampai saat ini kita belum mendapatkan salinan resmi terkait penetapan DPO tersebut dari pihak Kejari," tambahnya.

Lanjutnya, dalam sidang itu juga hakim ketua menganggap belum ada penetapan DPO untuk pemohon.

Oleh sebab itu, melalui kuasa hukum hakim ketua meminta jawaban dan kepastian dari Nurcholis apakah benar telah DPO atau belum.

"Makanya hakim meminta Nurkholis hadir dalam sidang pada Jum'at (19/11) mendatang," jelas Tengku.

Terkait permintaan hakim untuk menghadirkan pemohon dalam sidang ,selaku kuasa hukum, pihaknya akan memberitahukan dan berkoordinasi kepada pihak keluarga.

"Karena meski selaku lawyer kami juga tidak dapat kontak dengan beliau (Nurkholis). Jika pada jadwal sidang berikutnya, pemohon tidak hadir maka praperadilan berkemungkinan akan digugurkan," pungkasnya. (usn)

Baca juga: BREAKING NEWS Resmi Ketua KPU Tanjabtim DPO, M Masih Belum Ditahan

Baca juga: Komisioner KPU Jambi Sebut Ketua KPU Tanjab Timur Sudah Plt

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved