Breaking News:

Berita Tanjabtim

Pemkab Tanjabtim Berharap akan Ada Putra Daerah Menjadi Eksportir Permanen

Pemerintah Kabupaten Tanjabtim targetkan setelah tiga bulan berjalan proses ekspor akan melahirkan putra daerah menjadi eksportir permanen.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Sebuah kapal menarik tongkang. Pelabuhan Samudra ini akan memulai aktivitas ekspor komoditi agro baik itu kelapa maupun pinang yang akan dimulai pada bulan Oktober mendatang. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjabtim targetkan setelah tiga bulan berjalan proses ekspor akan melahirkan putra daerah menjadi eksportir permanen.

Hal tersebut disampaikan Kabag Perekonomian SDA Pemkab Tanjabtim, Awalludin mengatakan setelah nantinya proses ekspor hasil perkebunan berjalan lancar diharapkan akan ada pengusaha baru yang bermunculan.

"Kita berharap tiga bulan setelah itu sudah ada putra Tanjabtim yang benar-benar menjadi pengekspor," harapnya belum lama ini.

Terkait hal tersebut, instansi terkait harus sudah siap, seperti Karantina Pertanian, Bea Cukai dan KSOP untuk memfasilitasi mereka.

Begitu juga dengan Dinas Perindag Provinsi Jambi. Nantinya kalau Pelabuhan Muara Sabak sudah menjadi pelabuhan pengekspor, pendelegasian untuk menerbitkan Surat Keterangan Asal (SKA) akan didelegasikan ke Tanjabtim.

"Jadi orang yang ekspor melalui Pelabuhan Muara Sabak, tidak lagi mengurus SKA barang ekspor di Jambi, cukup di Dinas Perindag Tanjabtim," jelasnya.

Ditambahkannya, rencana ini sebenarnya sudah ada sejak Pelabuhan Samudera Muara Sabak dibangun, namun belum pernah terealisasi. Dengan adanya usaha seluruh stakeholder, Insya Allah akan tercapai.

Baca juga: Melalui Pelabuhan Samudera, Pemkab Tanjabtim Buka Peluang Ekspor Baru

Baca juga: Ekspor Perdana Kelapa di Pelabuhan Samudra Tertunda, Ini Kata Setda Tanjabtim

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved