Breaking News:

Bukan Karena Pandemi, Omzet Mango Avocado Anjlok Akibat Musim Penghujan

Mango Avocado, minuman yang lagi hits saat ini sama sekali tidak berpengaruh dengan pandemi. 

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Ade
Mango Avocado, minuman yang lagi hits saat ini sama sekali tidak berpengaruh dengan pandemi.  

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mango Avocado, minuman yang lagi hits saat ini sama sekali tidak berpengaruh dengan pandemi. 

Namun omzetnya justru turun hingga 60 persen saat musim beralih ke penghujan.

Dua tahun Indonesia termasuk Jambi dilanda pandemi Covid-19, yang hingga saat ini belum benar-benar berakhir.

Adanya pandemi covid-19 ini berimbas kepada berbagai bisnis, termasuk kuliner.

Namun untuk Mango Avocado sendiri yang mulai buka di masa pandemi, omzetnya tetap stabil.

Vera Permata Sari Owner Mango Avocado mengatakan Mango Avocado tidak berdampak di masa pandemi namun sangat berdampak dengan cuaca.

"Aku buka Mango Avocado itu pada akhir tahun 2019 dan itu dimasa pandemi, bahkan di awal buka sangat ramai dan memang pandemi tidak berpengaruh dengan omzet tapi untuk cuaca sangat berpengaruh," jelasnya.

Ketika musim dingin penurunan omzet mencapai 55-60 persen per harinya.

"Kalau musim panas terutama di awal bulan omzet bisa Rp 900 ribu per hari sedangkan kalau musim penghujan bisa turun 55 persen sampai 60 persen. Paling banter Rp 400 ribu sampai Rp 300 ribu perhari nya di masa penghujan," tutupnya.

Bagi Tribunners yang pernasatan dan ingin mencoba bisa lagsung cek Instagram @mangothai.id_official atau datang langsung ke lokasi Mango Avocado yang beralamat di Jl. H. Agus Salim, Handil Jaya, Kec. Jelutung, Kota Jambi tepat nya terletak di depan asrama haji.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved