Breaking News:

Desa Tajung Lebar di Perbatasan Muarojambi dan Batanghari Resmi Masuk ke Muarojambi

Tapal batas wilayah Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Batanghari di Desa Tanjung lebar, Kecamatan Bahar Selatan, kini resmi masuk ke Muarojambi.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Hasbi
Bupati Muarojambi, Masnah Busro saat rapat percepatan penegasan segmen wilayah I. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Hasbi Sabirin

TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI-Tapal batas wilayah Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Batanghari di Desa Tanjung lebar, Kecamatan Bahar Selatan, kini resmi ditetapkan Mendagri masuk ke Muarojambi.

Sebelumnya beberapa penduduk di wilayah tersebut masuk sebagai warga Kabupaten Batanghari karena masalah tapal batas wilayah.

Seperti yang diungkapkan oleh Kabag Tapal Batas Setda Kabupaten Muarojambi M.Iqbal saat dikonfirmasi pada Jum'at (12/11/21).

Alasannya masuk ke Muarojambi dinilai secara administrasi dan kepemerintahan lebih dekat ke Muarojambi.

"Sebelumnya di wilayah sana masih terdapat beberapa penduduknya memiliki identitas sebagai warga Batanghari, dan Alhamdulillah tahun 2021 ini, tapal itu sudah diselesaikan dan resmi masuk ke Muarojambi," kata M.Iqbal Jum'at (12/11/21).

Penetapan batas wilayah itu dilakukan secara langsung oleh Kementrian Dalam Negeri di Jakarta pada 11 November 2021 kemarin.

Baca juga: Ini Penyebab Mahasiswi UIN Kecelakaan di Mendalo, Salip Truk dari Kiri

Baca juga: Cerita Pengupas dan Pemilah Pinang di Muarojambi, di Balik Kesuksesan Ekspor ke Pakistan

Penetapan itu juga dihadiri langsung kedua belah pihak kepala daerah Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Batanghari.

"Intinya, kita Muarojambi minta waktu hingga 23 November ini untuk melakukan verifikasi dan indentifikasi yang akan dijadikan konfensasi agar tidak terjadi permasalahan lahan baru,  jika masih ada permasalahan kami juga menyampaikan titik koordinat baru," ungkapnya.

Ia juga berharap sudah terselesaikan tapal batas disana kedepannya tata kelola administrasi dan pemerintahannya berjalan baik.

"Tentunya bisa mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan yang masih tertunda diwilayah sana," tutupnya.

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved