Breaking News:

Berita Sarolangun

Kejari Sarolangun Terima SPDP Kasus Tiga SAD Penembak Satpam

Kejari Sarolangun sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan atau SPDP terkait kasus penembakan satpam oleh Suku Anak Dalam atau SAD

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Kejari Sarolangun, Bobby Ruswin 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Mengenai perkara penembakan yang dilakukan oleh tiga Suku Anak Dalam di Kabupaten Sarolangun beberapa waktu lalu, Kejari Sarolangun sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan atau SPDP.

Kejari Sarolangun, Bobby Ruswin mengatakan, setelah menerima SPDP pihak kejaksaan saat ini telah mempersiapkan penanganan perkara tersebut.

"Terhadap SPDP yang dikirimkan boleh Polres Sarolangun, sudah kami tunjuk empat orang Jaksa untuk menangani perkara tersebut," kata Bobby Ruswin, Kamis (11/11/2021).

Lebih lanjut, dia menyebutkan, empat Jaksa yang bakal menangani perkara ini yaitu kasi Intel Rendi Winata, Kasi Pidum Ahmad, Jaksa Rikson dan Jaksa Tonang.

Sementara itu, Kejari Sarolangun masih menunggu berkas atau tahap satu perkara yang akan diserahkan kepolisian pada kejaksaan.

Dia menambahkan, empat orang Jaksa yang bakal menangani perkara ini nantinya akan meneliti terlebih dahulu berkas perkara dan akan melihat kelengkapan berkas perkara tersebut.

"Kita membutuhkan 14 hari untuk meneliti berkas perkara, bila mana ada hal-hal yang perlu dilengkapi kita ajukan petunjuk kepada penyidik polres Sarolangun. Bila mana sudah lengkap kita nyatakan P21," ungkapnya.

Baca juga: Situasi Mulai Kondusif Pasca Tiga SAD Penembak Satpam di Sarolangun Menyerahkan Diri

Baca juga: SAD Terduga Penembak Satpam PT. SKM Sembunyikan Kecepek di Pinggir Taman Nasional

Baca juga: Satu SAD Terduga Pelaku Penembak Satpam di Sarolangun Berasal dari Batanghari

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved