Breaking News:

Berita Tanjabtim

Tindak Lanjuti Lonjakan Harga Minyak Goreng di Pasaran, Disperindag Tanjabtim Gelar Operasi Pasar

Guna mengantispasi terjadi lonjakan minyak goreng dan cabai semakin tinggi di pasaran, Disperindag Tanjabtim menggelar operasi pasar di beberapa kecam

Tribunjambi/Abdullah Usman
Aktivitas pedagang di salah satu pasar di Tanjabtim. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Guna mengantispasi terjadi lonjakan minyak goreng dan cabai semakin tinggi di pasaran, Disperindag Tanjabtim menggelar operasi pasar di beberapa kecamatan.

Kabid Perdagangan Disperindag Tanjabtim Rinaldi, menuturkan sejak tiga hari terakhir pihaknya telah melakukan kegiatan operasi pasar secara bergilir di beberapa kecamatan.

"Hal tersebut dilakukan tidak lain guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga semakin tinggi di pasaran, terutama untuk minyak goreng," ujarnya, Rabu (10/11/2021).

"Yang kita tekankan saat ini untuk mengantisipasi lonjakan harga minyak goreng ini dulu," tambahnya.

Lanjutnya, kegiatan OP ini sendiri belum semua Kecamatan yang dilakukan. Ada beberapa Kecamatan saja yang di lakukan sebagai sampel dan banyaknya laporan. Untuk selanjutnya mungkin dapat di lakukan di Kecamatan lainnya.

"Sejak Tiga hari lalu ada beberapa Kecamatan yang sudah kita lakukan OP, yakni Kecamatan kuala Jambi (teluk majelis), Talang Babat, pasar KTM, Dendang dan besok talang babat," jelasnya.

Dalam OP minyak goreng ini sendiri, Disperindag menjual minyak goreng perkilonya dengan harga Rp 15.800, dimana harga tersebut lebih murah dari harga jual minyak goreng di pasaran.

Baca juga: Harga Sembako di Sarolangun Mulai Merangkak Naik, Pemda Rencanakan Operasi Pasar

Baca juga: Potensi Kepayang di Sarolangun Tak Hanya Digunakan Sebagai Minyak Goreng, Juga Kaya Antioksidan

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Sarolangun Naik, Warga Buru Minyak Curah

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved