Breaking News:

Berita Sarolangun

ASN Sarolangun Diberi Waktu Hingga 10 Desember 2021 untuk Bayar PBB

Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Sarolangun mengakui banyak menemukan ASN yang tidak membayar PBB.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Kepala BPPRD Sarolangun, Saipul 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Sarolangun mengakui banyak menemukan ASN yang tidak membayar pajak bumi dan bangunan atau PBB.

Bupati Sarolangun baru-baru ini telah mengeluarkan edaran bagi para ASN dalam waktu dekat untuk segera melunasi kewajibannya.

Kepala BPPRD Sarolangun, Saipul menyebutkan, pemerintah kabupaten Sarolangun memberikan batas waktu hingga 10 Desember 2021 agar para kepala OPD, camat, kades, lurah secara umum ASN di lingkungan pemerintah kabupaten Sarolangun membayarkan PBB.

"Ternyata banyak ASN sampai kepala OPD maupun honorer. Dengan adanya perintah bupati agar membayar PBB maka yang bersangkutan akan membayar," katanya, Selasa (8/11/2021).

Menurutnya, dengan dikeluarkannya surat edaran pembayaran PBB dari Bupati Sarolangun itu, maka para ASN tersebut berkemungkinan akan bergerak membayar kewajibannya dan target pencapaian PBB berkemungkinan akan tercapai.

Sementara itu, BPPRD Sarolangun juga akan melakukan penagihan parkir di salah satu rumah sakit swasta yang ada di kecamatan Sarolangun.

Pihaknya telah memanggil pihak rumah sakit dan telah melakukan negosiasi perihal pajak parkir di rumah sakit tersebut.

"Itu 30 persen dari pendapatan dia, mereka janji menyampaikan kepada pihak manajemen dan akan kembali lagi ke kantor BPPRD untuk keputusan," ungkapnya.

Tak hanya rumah sakit swasta, rumah sakit umum daerah kabupaten Sarolangun juga akan dilakukan penagihan. BPPRD juga akan melakukan kordinasi pada pihak RSUD.

"Di RSUD itu terkendala selama ini, disitu tidak ada lagi dipintak. Akan kita pertanyakan apa masalanya," katanya.

Baca juga: Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas di Tanjab Barat Rp 191 Juta, Sekda Minta OPD Manfatkan Pemutihan

Baca juga: Gelapkan Pajak Hingga Rp 6,5 Miliar, Bos PT Jasmine Indah Dilimpahkan ke Kejari Tanjabbar

Baca juga: Banyak Belum Bayar Pajak, Satlantas Polres Sarolangun Gelar Razia Kendaraan Menunggak Pajak

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved