Breaking News:

Berita Tanjabtim

Dua Jenis Usaha di Tanjabtim Ini Belum Bisa Didaftarkan Via Sistem OSS, Ini Kata Kepala DPMPTSP

DPMPTSP Tanjabtim mencatat, beberapa jenis usaha belum bisa didaftarkan melalui sistem OSS yakni izin pangkalan gass LPG dan BBM eceran.

Tribun Jambi/Abdullah Usman
ANTREAN PENGGUNA GAS 3 KG - Warga Kelurahan Muara Sabak Ulu, Kabupaten Tanjab Timur, antre gas LPG 3 Kg. Pihak kelurahan mengusulkan dua solusi ke pemerintah daerah, Selasa (8/9) 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanjabtim mencatat, beberapa jenis usaha belum bisa didaftarkan melalui sistem OSS.

Pengurusan izin usaha yang dapat melalui Online Single Submission (OSS) Risk Based Approach (RBA) atau Pendekatan Berbasis Risiko sudah diterapkan sejak beberapa tahun terakhir.

Namun, ada beberapa jenis usaha yang belum bisa terakomodir menggunakan sistem OSS tersebut. Diantaranya terkait izin pangkalan gas LPG dan izin penjualan eceran BBM belum bisa diakomodir oleh OSS.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tanjabtim, Edward melalui Kabid Pelayanan, Livia Zulfina mengatakan, bahwa ada beberapa jenis usaha yang belum diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja yang kemudian turunannya ke PP Nomor 05 Tahun 2021 tentang jenis usaha yang diatur dan menjadi kewenangan pusat, Provinsi atau kabupaten Kota.

"Termasuk lah izin pangkalan gas LPG dan penjualan eceran BBM," ujarnya, Minggu (7/11/2021).

"Karena Dua jenis itu belum diatur di PP tersebut, sehingga di sistem OSS itu pun belum terakomodir dan belum bisa dilanjutkan, jadi kita masih menunggu aturan dari pusat," katanya.

Sampai saat ini ada sekitar di atas 6 pelaku usaha yang telah datang ke kantor DPMPTSP Kabupaten Tanjabtim untuk mengajukan izin.

Akan tetapi kepada pelaku usaha tetap diberikan penjelasan, karena didalam di peraturan belum diatur, baik itu itu kewenangan siapa, syaratnya seperti apa maupun tingkat resikonya bagaimana.

"Alhamdulillah setelah diberikan penjelasan para pelaku usaha itu memahami. Kami juga terus berkoordinasi dan menyampaikan dengan provinsi terkait Dua izin usaha itu, agar bisa ditindaklanjuti," jelasnya.

Baca juga: DPMPTSP Tanjabtim Sudah Terbitkan 50 NIB Sejak Sistem OSS Diberlakukan

Baca juga: Saat Harga Sawit di Tanjabtim Meroket, Petani Pupus Harapan Karena Alami Trek

Baca juga: Masuk Musim Penghujan Dinkes Tanjabtim Imbau Masyarakat Waspadai DBD

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved