Breaking News:

Sempat Terhenti Dua Tahun, Menteri Pertanian Lepas Pinang Biji Asal Jambi ke Pasar Pakistan

Sempat terhenti dari 2019 lalu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kembali melepas komoditas ekspor unggulan asal Provinsi Jambi, berupa pinang bij

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kembali melepas komoditas ekspor unggulan asal Provinsi Jambi, berupa pinang biji ke pasar ekspor perdananya, Karachi, Pakistan, Sabtu (4/11/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sempat terhenti dari 2019 lalu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kembali melepas komoditas ekspor unggulan asal Provinsi Jambi, berupa pinang biji ke pasar ekspor perdananya, Karachi, Pakistan, Sabtu (4/11/2021).

Sebanyak 288 ton, pinang biji (Areca Catechu L.) senilai Rp 8,95 miliar milik CV. Indokara dilepas oleh Mentan Syahrul didampingi Gubernur Provinsi Jambi, Al-Haris dan Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno.

"Alhamdulilah, dengan kerjasama seluruh pihak, hambatan akibat persyaratan ekspor dinegara tujuan dapat kita selesaikan," katanya.

Menurut Mentan SYL, upaya menyelesaikan hambatan merupakan fokus pihaknya dalam upaya peningkatan ekspor.

Pinang biji asal Jambi sempat terhenti akibat persyaratan teknis sanitari dan fitosanitari (SPS) yang merupakan persyaratan utama pada perdagangan dunia saat ini, tidak terpenuhi yakni aflatoxin dibawah 30 ppb.

"Jika menemui kesulitan dan hambatan ekspor pertanian, silahkan hubungi kami dan kita cari solusinya. Ekspor tidak boleh terhambat, harus jalan terus," pungkasnya.

Baca juga: Pemerintah Provinsi Jambi Melepas Ekspor Perdana 18 Ton Pinang ke Arab Saudi

Baca juga: Wakil Ketua DPR Ditangkap KPK Saat Sembunyi di Pondok Pinang, Langsung Ditahan

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Masuk Indonesia Jalur Laut Cuma Dari Batam dan Tanjungpinang

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved