Breaking News:

Berawal dari Obrolan Ringan Peduli Alam, Hingga Terbentuk Komunitas Mancing Sari Fishing di Tebo

Komunitas Mancing Sari Fishing di Tebo dikatakan karno selaku penasehat, sejarah berdirinya komunitas itu sekitar 2018.

Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/sopianto
Prihatin Jalan di Rimbo Ilir Tebo Rusak, Komunitas Mancing Perbaiki Jalan Rusak 

Bilangnya, takutnya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Karno menjelaskan, tujuan dari Komunitas lebih kepada edukasi ke masyarakat, baik dari ekosistem air,alam kemudian pertanian dan perkebunan.

Sementara itu, Komunitas mancing Sari Fishing melakukan kegiatan peduli sosial dengan cara menampal lubang yang ada di Daerah Rimbo Ilir, tepatnya Desa Sumber Agung Blok E, Jumat (29/10/2021).

Kegiatan menampal lubang jalan merupakan uang kas yang dikumpulkan setiap bulan dengan iuran sebesar Rp 5 ribu per orang.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota komunitas Sari Fishing yang juga menjadi contoh semangat gotong royong kepada masyarakat sekitar.

Ketua Komunitas Sari Fishing, Widhi Firmansyah mengatakan, kegiatan ini murni inisiatif anggota sari fishing yg selama ini sebagian masyarakat menganggap komunitas mancing itu pemalas.

Lanjut Kata Widhi Firmansyah, faktanya sari fishing telah melakukan berbagai kegiatan sosial seperti memperbaiki jalan yang berlubang dengan cara ditambal.

Baca juga: Mancing di Laut Lebih Menantang Namun Menguras Tenaga

Kemudian dia mengatakan, sumber dana kegiatan ini murni dari kas sari fishing.

Bilang Widhi Firmansyah, dengan di cornya lubang dijalan setidaknya membuat nyaman penguna jalan.

Yanto Bujel, salah satu pentolan Sari Fishing, berharap, Pemerintah Daerah bertindak cepat melakukan penambalan aspal sehingga masyarakat pengguna jalan nyaman dan selamat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved