Breaking News:

Berawal dari Obrolan Ringan Peduli Alam, Hingga Terbentuk Komunitas Mancing Sari Fishing di Tebo

Komunitas Mancing Sari Fishing di Tebo dikatakan karno selaku penasehat, sejarah berdirinya komunitas itu sekitar 2018.

Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/sopianto
Prihatin Jalan di Rimbo Ilir Tebo Rusak, Komunitas Mancing Perbaiki Jalan Rusak 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Karno, Penasehat Komunitas Mancing Sari Fishing di Tebo mengatakan, sejarah berdirinya komunitas itu sekitar 2018.

Karno menjelaskan, awal mulanya cuma ngobrol ringan, kemudian teman-teman berkordinasi dengan dia, melihat kondisi sungai sekitarnya.

Lanjut kata dia, teman-teman satu hobi dengan mancing, dan peduli dengan alam.

"Ada salah satu Ketua Widhi, pada saat itu belum disebutkan Ketua cuma sharing aja ke rumah." Kata Karno, Jumat (5/11/2021).

Menurutnya Widhi Firmansyah, satu pemikiran dengannya.

Bilang Karno, dia juga latar belakang waktu masih kuliah di Jawa, pencinta alam dan teman-teman yang hobinya mutasi (meracuni ikan dengan cara Ilegal).

Menurutnya, dengan cara mendekati dan diajak membuat komunitas.

Sementara itu Karno mengatakan, ternyata mereka yang dianggap preman dan lain sebagainya tidak seperti itu faktanya.

"Setelah kami ajak diskusi ngobrol, bahkan loyalitasnya sangat luar biasa, kepedulian, kecintaan terhadap alam, menjaga ekosistem air itu luar biasa," jelas Karno.

Baca juga: Prihatin Jalan di Rimbo Ilir Tebo Rusak, Komunitas Mancing Perbaiki Jalan Rusak

Selanjutnya kata Karno, dari 2018 hingga 2021, Komunitas exsis setiap satu bulan ada kegiatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved