Breaking News:

Gelar Rakor Bersama Kepala Madrasah, Kakan Kemenag Tanjab Timur: Sampaikan Semua Persoalan di Sini

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar rapat koordinasi bersama kepala Madrasah se Kabupaten Tanjabtim, Jumat (5/11/2021).

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/abdullah usman
Kantor Kementerian Agama Tanjab Timur menggelar rapat koordinasi bersama kepala Madrasah se Kabupaten Tanjab Timur, Jumat (5/11/2021). 

Laporan wartawan tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar rapat koordinasi bersama kepala Madrasah se Kabupaten Tanjabtim, Jumat (5/11/2021).

Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Tanjabtim, menggelar Rapat Koordinasi bersama Kepala Madrasah Negeri dan Swasta seluruh jenjang yakni Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Rakor dibuka langsung oleh Plt Kepala Kantor Kemenag Tanjab Timur, H. Zainal Arifin. Dalam sambutannya, Plt Kepala mengapresiasi kegiatan rakor dan meminta madrasah untuk terus berinovasi sebagai upaya mengembangkan madrasah baik secara kuantitas maupun kualitas.

Rakor dipimpin Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Misba, dalam sambutannya mengatakan bahwa rakor ini digelar untuk menampung kendala-kendala yang dihadapi di madrasah

“Sebenarnya kami sudah merencanakan pertemuan ini sejak lama, namun karena pandemi covid 19 dan terbentur izin untuk mengadakan kegiatan maka baru sekaranglah rakor ini dapat direalisasikan. Kami upayakan untuk bisa mengumpulkan bapak ibu semua untuk bisa membicarakan permasalahan-permasalahan yang ada di madrasah,” ujarnya.

Adapun kendala yang dibahas pada rakor adalah terkait dengan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika), Education Management Information Sistem (EMIS), kelembagaan yang terkait dengan dana BOS, kesiswaan dan juga sarana prasarana.

Baca juga: Sejak Agustus Kemenag Tanjab Timur Terapkan Kartu Nikah Digital Bagi Pengantin Baru

Dirinya meminta Kepala Madrasah untuk berlomba-lomba memperbaiki data madrasah, karena saat ini pendataan menjadi masalah besar. 

“Kami mohon, bapak ibu bertanggung jawab pada data madrasah, dan kami bertanggung jawab ke provinsi. Mari kita saling bekerjasama dan saling membantu terlebih kita sedang dalam persiapan menuju digitalisasi data 2022," jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan, akan mengurangi kegiatan tatap muka dalam pelayanan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi adanya praktik gratifikasi sebagai upaya menuju Wilayah Bebas Korupsi- Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK-WBBI). 

"Jadi kedepannya, kita harus siap untuk tidak bertatap muka, jadi data apa yang dibutuhkan cukup dititipkan di PTSP saja, dan data itu akan kami siapkan. Mari kita dukung terwujudnya zona integritas ini,” tambahnya.

Baca juga: Harga Sawit Naik, Petani di Tanjab Timur Menjerit Harga Pupuk Melambung Tinggi

Dirinya berharap, kegiatan ini dapat mengakomodir semua permasalahan di madrasah

“Kita habiskan waktu hari ini untuk menuangkan semua kendala kita, semoga semua kendala dapat terjawab dan mendapat solusi” tandasnya. (usn)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved