Breaking News:

Berita Batanghari

2.500 Unit PJU Tenaga Surya Diusulkan Pemkab Batanghari ke Kementrian ESDM, Terealisasi 30 Unit

Pemkab Batanghari mengusulkan bantuan PJU Tenaga Surya (PJU-TS), oleh Pemprov Jambi telah diakomodir hanya 30 unit saja di Batin XXIV

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Abdullah Kosim Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Jalan umum di Batanghari masih dinilai gelap, karena masih kekurangan penerangan jalan umum atau PJU yang sangat banyak.

Hal itu tercurahkan dari usulan Pemda ke Kementrian ESDM yang mecapai dua ribu titik pada tahun ini.

Kendati minimnya lampu penerangan jalan umum di wilayah ini, Pemkab Batanghari sebetulnya dari tahun ke tahun selalu mengusulkan bantuan PJU Tenaga Surya (PJU-TS) itu dan oleh Pemprov Jambi telah diakomodir hanya 30 titik saja di Batin XXIV.

Pemkab Batanghari berharap pemerintah pusat dapat mengalokasikan bantuan pengadaan lampu untuk PJU -TS di daerah ini.

"Kita mengusulkan kepada kementrian ESDM untuk kebutuhan PJU-TS di daerah ini sebanyak 2.500 titik yang tersebar di delapan kecamatan dan disejumlah desa," kata Abdullah Kosim Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Batanghari, Kamis (4/11/2021).

Pihaknya mengusulakan itu berdasarkan kebutuhan per tiap kecamatan di antaranya Kecamatan Bajubang sebanyak 230 titik, Muara Bulian 508 titik, Kecamatan Batin XXIV 320 titik, Maro Sebo Ulu 300 titik.

Lanjutnya di Maro Sebo Ilir sebanyak 140 titik, Mersam 310 titik, Muara Tembesi 260 titik dan Kecamatam Pemayung sebanyak 360 titik untuk pengusulan PJU-TS ke Kementrian ESDM.

"Tahun ini juga kita usulkan untuk kebutuhan PLTS Atap kebutuhannya untuk wilayah perumahan dan fasilitas umum yang ada di daerah ini. Kita usulkan ke Kementrian ESDM sebanyak 340 unit," ujarnya.

PLTS Atap pihaknya mengusulkan untuk di area rumah ibadah sebanyak 102 unit, fasilitas pendidikan sebanyak 93 unit, pondok pesantren ada 21 unit, sarana kesehatan sebanyak 78 unit dan balai desa sebanyak 48 unit.

Usulan tersebut memang diusulakan pada tahun ini sesuai kebutuhan di daerah namun bisa saja akan terealisasi pada 2022 atau 2023 mendatang.

Kosim menjelaskan pada 2021 ini sudah ada yang diakomodir melalui kegiatan dan program dari Pemprov Jambi.

Lokasinya ada di Desa Terentang Baru Kecamatan Batin XXIV yang dialokasikan
sebanyak 30 unit dalam kegiatan fisik program pengelolaan energi terbarukan Pemprov Jambi.

“Tahun depan kita tentu sangat melihat dari yang yang kita usulankan tahun ini, kita belum dapat gambaran, seperti apa ditahun depan, ketika nanti pada tahun depan kita harus mengusulkan tentu kita meihat usulan ditahun ini dapat atau tidak. Kita masih menunggu,”

“Realisasi 30 unit tersebut kita pun juga masih menunggu dari Pemprov Jambi, rencananya tahun ini,” pungkasnya.

Baca juga: Dinas Perkim Anggarkan 1.500 Buah Lampu Jalan di Kota Jambi pada 2022

Baca juga: Lampu Jalan di Kota Sungaipenuh kembali Tak Menyala Padahal Baru Diperbaiki

Baca juga: Ada Keluhan Soal Lampu Jalan, Masyarakat Tanjab Timur Bisa Melapor ke Pihak Kecamatan dan Desa

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved