Breaking News:

Berita Batanghari

Sebanyak 108 Dari 110 Desa di Batanghari Belum Cairkan Dana Desa Tahap III

Sebanyak 108 desa dari 110 desa di Kabupaten Batanghari, hingga saat ini, belum melakukan pengajuan pencairan Dana Desa tahap III 2021.

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Supendi Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sebanyak 108 desa dari 110 desa di Kabupaten Batanghari, hingga saat ini, belum melakukan pengajuan pencairan Dana Desa tahap III 2021.

Hal ini disampaikan Supendi Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, saat memberikan piagam penghargaan predikat opini WTP kepada Pemkab Batanghari, Selasa (2/11/2021).

“Sampai saat ini tahap satu sudah selesai semuanya dan itu cukup cepat sekali, bisa dikatakan paling cepat se-Provinsi Jambi pada 30 Maret sudah dicairkan semua sudah ditransfer ke rekening desa-desanya. Tahap kedua juga sudah selesai dari 110 desa itu,” kata Supendi.

Dikatakan dia pada tahap ketiga ini baru dua desa. Padahal paling cepat dana desa itu tahap ketiga pada September sudah bisa dicairkan.

Ia mengaku ada beberapa Pemerintah Daerah yang sudah 100 persen pencairan pada Oktober ini.

Ia menjelaskan dana desa yang di alokasikan untuk Provinsi Jambi yakni Rp 1,2 triliun yang akan disalurkan kepada 1.399 desa dan di Kabupaten Batanghari ada 110 desa yang dialokasikan sebesar Rp 1,01.35 miliar.

“Saat ini sudah November ternyata desa di Kabupaten Batanghari dari 110 desa baru 108 desa untuk tahap ketiga ini belum, saya sampaikan mohon percepatanya,” katanya.

Terhadap Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ia meminta untuk berkoordinasi bersama Camat, Kepala Desa dan pendamping desa untuk percepatannya.

Kemudian juga kata dia terkait dengan 8 persen dari dana desa untuk keperluan penanganan Covid-19 juga sudah dialokasikan sebanyak Rp550 juta dan untuk pembayaran BLT sebesar Rp 300 ribu per bulan itu sudah disalurkan hingga Desember 2021.

“Kami apresiasi kepada Pemda Batanghari khususnya DPMD karena sudah bisa menyalurkan BLT sepenuhnya,” katanya.

Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief mengatakan merancang penyerapan anggaran pada 2022 itu harus di tahun ini.

Kalau merancangnya tahun depan itu tak akan menjadi cepat. Jadi waktu kerjanya sudah terancang ditahun sebelumnya, kalau mau kerjanya cepat.

“Saya yakin kawan-kawan semua sudah sepakat bahwa tingkat kerjanya harus cepat. Kerja baik dan benar itu sudah menjadi kewajiban, yang berprestasi hanya siapa yang cepat dan siapa yang lambat, itu saja yang membedakan,” pungkasnya.

Baca juga: Pemdus Tak Serius Urus Vaksin, Bupati Bungo Ancam Tak Cairkan Dana desa

Baca juga: Kasus Korupsi Dana Desa Pauh Agung, Kejari Panggil Inspektorat Bungo

Baca juga: Kasus Dana Desa Pauh Agung, Tiga Warga Kembali Dipanggil Kejari Bungo

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved