Breaking News:

Berita Tanjabbar

Pemilik PT Pelita Sari di Tanjabbar Sebut Pengelolaan Cerobong Sudah Sesuai Standar

Pemilik PT Pelita Sari menanggapi apa yang menjadi permasalahan di perusahaanya. Katanya, cerobong yang mengeluarkan asap sudah sesuai standar.

Tribunjambi/Danang
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjabbar, Suparjo meninjau lokasi produksi pengolahan kelapa dalam PT Pelita Sari atau Gudang Alo, Rabu (3/11/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Dinas Lingkungan Hidup Tanjabbar meninjau lokasi pengolahan kelapa dalam di PT Pelita Sari atau Gudang Alo yang dianggap menggangu warga karena pengolahan menggunakan batubara, Rabu (3/11/2021).

Pemilik PT Pelita Sari yang biasa disapa Alo, mengatakan ia tetap menanggapi apa yang menjadi permasalahan di perusahaanya.

"Iya tetap kita tanggapi, tetap bagaimana solusinya, bagaimana jalan keluarnya nanti kita minta petunjuk dari DLH," ujarnya.

Terkait dengan masalah cerobong yang mengeluarkan asap hasil pembakaran batubara ia mengatakan sudah sesuai standar.

"Cerobong itu ya kita biasa bersihkan pakai air supaya asapnya itu tidak keluar debu lagi," ujarnya.

"Untuk keluhan masyarakat mungkin itu asapnya ya, tapi kita lihat kondisi juga, biasanya angin yang mengarah ke pemukiman penduduk, tapi biasanya saya lihat tidak begitu banyak ," tambahnya.

Ia mengatakan akan mencari cara supaya kegiatan perusahaan tidak menggangu masyarakat.

"Iya nanti kita coba atasi bagaimana caranya supaya Tidak mengganggu masyarakat lagi," ucapnya.

Terakhir terkait dengan tumpukan batubara yang ada ia menjelaskan akan mencari jalan keluar terbaiknya dan mengusahakan yang sebaik mungkin dan meminta arahan dari DLH.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved