Sabtu, 25 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Aksi Pecah Kaca di Rumdin Bupati Bungo

Kasus Pecah Kaca di Rumah Dinas Bupati Bungo, Polisi Terus Lakukan Penyelidikan

Berita Bungo-Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pecah kaca yang beraksi di parkiran pekarangan rumah dinas Bupati Bungo.

Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Muzakkir
Delapan anggota Satpol PP Bungo yang piket di Rumah Dinas Bupati Bungo diperiksa oleh polisi pasca kejadian pecah kaca. 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pecah kaca yang beraksi di parkiran pekarangan rumah dinas Bupati Bungo.

Hingga kini, setidaknya lebih dari lima orang saksi termasuk korban telah diperiksa oleh Polres Bungo.

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro menyebut jika pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Dan akan berupaya akan mengungkap kasus ini.

"Kita sudah olah TKP dan memeriksa korban dan saksi," kata Guntur.

Pihaknya juga telah memeriksa CCTV yang ada di rumah dinas tersebut, tapi sayang CCTV tidak aktif.

Dijelaskan Guntur, korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Dalam laporan tersebut, korban mengaku telah kehilangan uang senilai Rp 232.000.000.

Pada saat itu, sekira pukul 14.45 WIB korban keluar dari toko Makmur sambil membawa uang tersebut dengan menggunakan kendaraan miliknya berupa mobil Pajero sport Dakar warna putih dan langsung pulang menuju Babeko.

Setibanya di Dusun Manggis, korban ditelpon rekannya dan menuju rumah dinas Bupati Bungo. Sekitar pukul 15.15 WIB korban sampai di parkiran rumah Dinas Bupati Bungo dan kemudian korban turun dari mobil.

Awalnya uang tersebut ditempatkan di bangku depan. Kemudian korban memindahkannya ke bawah bangku belakang mobil.

Sekitar pukul 17.00 WIB, korban salat di musala rumah dinas Bupati Bungo, setelah selesai salat ashar korban kembali ke mobilnya dan melihat kaca pintu tengah sebelah kiri sudah pecah kemudian korban mengecek uang korban yang ditaruh di lantai belakang mobil sudah tidak ada lagi.

Plt Kasat Pol PP Kabupaten Bungo Ir Indones ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Katanya, semua anggota Satpol PP yang piket kala itu diperiksa dan dimintai keterangan.

Jika nanti di antara mereka ada yang terlibat, maka dirinya tidak segan untuk memberikan hukuman yang setimpal dan yang pastinya akan dipecat dari kesatuan.

"Kalau nanti ada kesalahan dari penjaga, maka akan dipecat," kata Indones.

Selain memeriksa petugas yang jaga, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap CCTV atau kamera pengintai yang terpasang di rumah dinas Bupati Bungo tersebut.

Sayang seribu sayang, ternyata CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian sedang ada kendala, sehingga kejadian tersebut tidak terekam di CCTV itu.

"Setelah dicek, ternyata CCTV mati," katanya.

Aksi pelaku pencurian dengan modus pecah kaca di pekarangan rumah dinas Bupati Bungo tidak terekam kamera pengintai.

CCTV yang terpasang di rumah dinas itu ternyata tengah ada masalah. Alat CCTV rusak disambar petir. Hal itu dibenarkan oleh Plt kasat Pol PP Kabupaten Bungo Indones.

"CCTV ada, tapi kebetulan lagi rusak kena sambar petir," kata Indones, Selasa (2/11/21).

Kata Indones, pada akhir-akhir ini memang sering terjadi hujan petir. Namun demikian, untuk saat ini, kerusakan tersebut telah diperbaiki.

"Sekarang sudah diperbaiki," imbuhnya.

Pascakawanan pencuri dengan modus pecah kaca beraksi di rumah dinas Bupati Bungo, penjagaan di sana diperketat.

Sebelumnya tamu yang masuk bisa bebas lalu lalang keluar masuk, kini sudah diperiksa. Setiap tamu harus lapor ke petugas jaga di sana.

Indones menyebut, dulu petugas di sana sudah pernah melakukan kerja sesuai SOP, setiap tamu yang masuk diperiksa dan diminta mengisi buku tamu, namun upaya mereka ternyata dinilai tidak wajar oleh sekelompok orang.

Petugas di sana sering mendapatkan intimidasi atau ancaman dari orang-orang dekat bupati.

"Katanya kamu aja bisa saya pindahkan," kata Indones menirukan ucapan petugas jaga.

Kejadian itu bukan hanya sekali ataupun dua kali, namun itu sudah sering kali. Karena dirasa yakin semua tamu masuk ke rumah dinas adalah orang baik, maka pemeriksaan ditiadakan.

"Sekarang kita berlakukan lagi. Tak hanya di depan, sekarang di belakang juga kita tempatkan petugas," katanya. (*)

Baca juga: Pasca Pecah Kaca di Rumdis Bupati Bungo Keamanan Diperketat, Ini Kata Kasatpol PP

Baca juga: BREAKING NEWS Kaca Mobil Anggota DPRD Pecah di Rumah Dinas Bupati, Ratusan Juta Raib

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved