Breaking News:

Berita Kerinci

Inilah SD di Kerinci yang Sudah 4 Kali Kebanjiran, Murid Libur, Guru Masuk Bersihkan Lumpur

Berita Kerinci-Proses Belajar Mengajar (KBM) Sekolah Dasar (SD) desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh terganggu. Hal itu dikarenakan..

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
HERUPITRA/TRIBUNJAMBI.COM
Proses Belajar SD Lubuk Suli Kerinci terganggu karena terendam banjir 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Proses Belajar Mengajar (KBM) Sekolah Dasar (SD) Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh terganggu. Hal itu dikarenakan gedung sekolah kerap terendam banjir.

"Banjir yang sering merendam sekolah dan pemukiman warga, membuat anak-anak tidak bisa sekolah, karena sekolah terendam banjir," ungkap Yal salah seorang orang tua murid.

Dia mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir sudah sering murid tidak bisa mengikuti belajar mengajar di SD Lubuk Suli, kecamatan Depati Tujuh, kabupaten Kerinci.

"Sebulan terakhir mungkin sedah sering tidak belajar, karena sekolah selalu terendam banjir. Seperti pada Senin lalu (1/11/21) sudah mulai masuk membersihkan sekolah tapi malamnya sudah terendam lagi," ungkapnya.

Dirinya sebagai orang tua murid, berharap kepada Dinas Pendidikan untuk dapat memilikirkan persoalan Sekolah yang selalu terendam banjir ini.

"Kalau tidak dipikirkan maka seringlah anak-anak sekolah tidak bisa belajar, karena selalu terendam banjir," ucapnya.

Sementara Kepala Sekolah Dasar Lubuk Suli, Afriatman dikonfirmasi (3/11), mengatakan bahwa kegiatan belajar mengajar terganggu pascabanjir.

"Ya, proses belajar mengajar belum dapat terlaksana karena keadaan seluruh ruang kelas masih terendam air dan lumpur karena banjir menggenangi seluruh ruangan kelas dan kantor," jelasnya.

Dia menyebutkan, bahwa setiap selesai banjir, pihaknya bersama murid selalu membersihkan sekolah yang terkena lumpur.

"Tidak pernah diliburkan, kami setiap hari sekarang membersihkan ruangan dari lumpur, soalnya meja kursi bahkan buku terkena air dan lumpur," jelasnya.

Dia menyebutkan, pada Oktober dan November 2021 ini kerap sekolah yang dipimpinnya terendam banjir.

"Kalau kegiatan belajar belum bisa terlaksana saat ini, untuk bulan Oktober dan Nopember ini sudah 4 kali terjadi banjir," pungkasnya.(*)

Baca juga: Senin Malam Ratusan Rumah di Depati Tujuh Kerinci Terendam Banjir, Warga Keluhkan Pemda

Baca juga: Air Sungai Batang Merao Meluap, Ratusan Rumah di Kerinci Terendam Banjir

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved