Breaking News:

Berita Tanjabbar

Warga Tanjabbar Keluhkan Pengolahan Kelapa di Gudang Alo Pakai Batu Bara, Asap Cemari Lingkungan

Warga RT 10 Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjabbar merasa terganggu dengan aktivitas PT Pelita Sari atau Gudang Alo.

Tribunjambi/Danang
Warga RT 10 Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjabbar merasa terganggu dengan aktivitas PT Pelita Sari atau Gudang Alo. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Warga RT 10 Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjabbar merasa terganggu dengan aktivitas PT Pelita Sari atau Gudang Alo.

Aktivitasnya diduga mencemari lingkungan saat melakukan pengolahan kelapa dalam dengan menggunakan bahan bakar batu bara.

Sejumlah warga mengeluh karena pembakaran kelapa dalam tersebut menggunakan batu bara yang menyebabkan bau asap menyengat dan sangat mengganggu.

"Baunya nyengat, biasanya pembakaran pagi jam 6, sekitar selama 1 jam lebih lah," ujar salah seorang warga, Selasa (2/10/2021).

Salah seorang warga lainnya, Budi juga mengeluhkan dampak dari asap pabrik pembuatan kelapa di gudang Alo.
"Asapnya hitam. Baunya ampun," katanya.

Budi menyebutkan Gudang tersebut sempat berhenti menggunakan batu bara dalam pembakaran karena sempat diprotes masyarakat.

Namun, tiga bulan terakhir Gudang Alo kembali menggunakan batu bara.

"Dulu sempat di protes masyarakat, dan masyarakat mengumpulkan tanda tangan dan waktu itu sempat berhenti tidak lagi gunakan batu bara," pungkasnya.

Baca juga: Preman Peras Sopir Truk Batu Bara di Talang Bakung, Beraksi Pakai Parang Dini Hari Diringkus Polisi

Baca juga: Truk Batu Bara Hantam Tronton di Simpang Rimbo, Satu Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca juga: Kecelakaan di Kota Jambi, Truk Batu Bara Hantam Tronton di Simpang Rimbo

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved