Breaking News:

UMKM Jambi, Bisnis Upah Jahitan Kembali Bergairah Setelah Mati Suri

Berita Jambi-Tukang Jahit atau bisnis menerima upahan jahit kembali bergairah setelah sempat mati suri semenjak pandemi Corona awal tahun 2020

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini
YON RINALDI/TRIBUNJAMBI.COM
Bella anak magang di Rumah Gamis Aisyah Sedang membuat Baju, Senin (1/11/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tukang Jahit atau bisnis menerima upahan jahit kembali bergairah setelah sempat mati suri semenjak pandemi Corona awal tahun 2020 silam .

Hal ini disampaikan oleh Mundakiroh, Deslinawati dan Novira Dewi, tiga orang yang memiliki usaha menerima upahan Jahit yang ada di Jambi.

Deslinawari pemilik Rumah Jahit Desli Mengatakan beberapa bulan belakangan ini usahanya mulai ramai kembali, pesanan mulai berdatangan walaupun tidak sebanyak sebelum pandemi Corona.

"Sekarang sudah kembali ada pesanan walaupun hanya 10-15 jahitan dalam satu bulan," ujarnya.

Selama tidak ada jahitan Deslinawati memproduksi masker kain, yang dia jual di depan kios jahitnya.

Lokasi kios Rumah Jahit Desli yang berlokasi di pinggir jalan Bayangkara Kota Jambi cukup memudahkan dia untuk memasarkan masker kala itu.

Kini wanita asal Sumatra Barat ini tidak memproduksi masker lagi. Dia sudah fokus mengerjakan jahitan dari konsumenya.

Sama dengan Desli, Novira Dewi juga mulai kebanjiran pesanan baju dari konsumenya.

Bahkan kini Novira dibantu oleh beberapa anak magang untuk memproduksi berbagai pesanan dari konsumenya tersebut.

Lokasi outlet Novira yang berada di Kasang Pudak Kota Jambi tidak menghalangi dia mendapatkan berbagai konsumen yang ada di Kota Jambi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved