Breaking News:

Berita Muarojambi

Produksi Padi di Muarojambi Tahun Ini Meningkat 4,6 Ton

Produksi pagan padi di Muarojambi tahun 2021 ini mulai meningkat dari tahun sebelumnya.

Hasbi
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muarojambi Zulkarnaen. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Produksi pagan padi di Muarojambi tahun 2021 ini mulai meningkat dari tahun sebelumnya.

Kenaikan itu, yakni dari 2,9 ton menjadi 4,6 per hektar setiap kali panen.

Di wilayah Kabupaten Muarojambi terdapat tiga Kecamatan penghasilan produksi padi terbanyak seperti Kecamatan Kumpe Ulu, Kumpe Ilir dan Jaluko.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muarojambi Zulkarnaen.

Kata Zulkarnaen, meskipun produksi padi di Muarojambi meningkat, namun masih banyak masyarakat Muarojambi beli beras yang didatangkan dari luar daerah.

"Pada tahun lalu masyarakat Muarojambi masih diangka ratusan miliar melakukan pembelian beras dari luar daerah, kita berharap kedepannya masyarakat Muarojambi mengonsumsi produk lokal," kata Zulkarnaen Senin (01/11/2021).

Ia juga mengatakan, dalam mengantisipasi ketahanan pagan di wilayah Kabupaten Muarojambi, setidaknya ada 11 bahan pokok strategis yang akan dikawal betul oleh dinas ketahanan pangan Kabupaten Muarojambi.

"Untuk pengamanan ketersediaan produksi pagan, kita juga lagi mendorong masyarakat Muarojambi meningkat produksi pertanian, seperti padi, sayuran dan buah-buahan," tutupnya.

Baca juga: Produksi Padi di Batanghari Satu Hektare Masih 4.6 Ton, Pemda Berencana Rekrut PPL Tahun Depan

Baca juga: Optimasi Lahan Rawa di Batanghari Sasar Empat Desa Ini, Pane Sebut Tanaman Padi Lebih Menguntungkan

Baca juga: Penangkar Benih Padi di Batanghari Ditargetkan Hasilkan Produksi Benih Capai Ratusan Ton

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved