Breaking News:

Berita Batanghari

Produksi Padi di Batanghari Satu Hektare Masih 4.6 Ton, Pemda Berencana Rekrut PPL Tahun Depan

Provinsi Jambi diantara provinsi lain yang mendapatkan penghargaan atas capaian dan kinerja pada sektor pertanian Indonesia terutamanya mengalami kema

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Batanghari Mara Mulya Pane 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Provinsi Jambi di antara provinsi lain yang mendapatkan penghargaan atas capaian dan kinerja pada sektor pertanian Indonesia terutamanya mengalami kemajuan dan peningkatan produksi.

“Capaian penghargaan ini datanya didapatkan dari tiap-tiap kabupaten, dan Kabupaten Batanghari pada 2020 dari hasil produksi padi berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPS menerima penghargaan peningkatan produksi yang berada diposisi kedua, diserahkan Gubernur Jambi dihari jadi Kabupaten Tanjabtimur,” kata Mara Mulya Pane Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batanghari, Senin (1/11/2021).

Diakui Pane bahwa hasil panen padi di daerah ini masih diangka 4.6 ton perhektare. Ia berharap bahwa petani tidak semata-mata ke depannya hanya menerima bantuan, tapi bantuan itu stimulan. Jangan setiap tahun mereka menunggu bibit kalau tidak ada bibit mereka tidak menanam.

Padahal kata dia sangat kecil sekali kalau mau menyisahkan dari pada tanaman atau hasil panen tadi untuk 2.5 kilogram perhektare.

“Harapan ke depan bibit yang diberikan mungkin ada terkena hama dan penyakit karena kita prediksi akan kemarau tetapi ternyata cuaca terkadang panas dan hujan ada beberapa daerah yang hasilnya kurang maksimal,” ujarnya.

Berdasakan laporan dari lapangan pihaknya masih kekurangan stok pestisida di Batanghari. Saat ada serangan urgent atau pun serangan fantastis akan pihaknya siapkan bantuan pestisidanya.

“Bakteri yang muncul ada beberapa membuat tanaman itu memang tidak jadi tumbuh awalnya bagus tapi diserang bagian batangbya sehingga patah dan tidak mengisi lagi ke padinya. Kita di Desa Sungai Lingkar pernah terserang virus padi tetapi tidak semuanya, ini menjadi evaluasi kita,” katanya.

Ia mengaku bahwa jumlah penyuluh pertanian lapangan atau PPL masih sangatlah minus jauh sesuai harapan kepala daerah saat ini yang menginginkan satu desa hanya satu PPL.

“Pada 2022 mendatang kita alokasikan untuk penerima PPL tenaga PPT sebanyak 25 orang. PPL yang berstatus PNS ada dari setengahnya dari jumlah desa. Perekrutan 25 orang ini sudah disiapkan dengan sarananya,”

“Nanti akan kita kerjasama dengan BKPSDM tetap mengikuti aturan yang berlaku paling tidak ia tamatan SMK pertanian,” pungkasnya.

Baca juga: Optimasi Lahan Rawa di Batanghari Sasar Empat Desa Ini, Pane Sebut Tanaman Padi Lebih Menguntungkan

Baca juga: Penangkar Benih Padi di Batanghari Ditargetkan Hasilkan Produksi Benih Capai Ratusan Ton

Baca juga: Melihat Tradisi Turun Berumo, Budaya Masyarakat Muarojambi Memasuki Musim Tanam Padi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved