Breaking News:

Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas di Tanjab Barat Rp 191 Juta, Sekda Minta OPD Manfatkan Pemutihan

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjabbar, Agus Sanusi meminta kepala OPD untuk segera menindaklanjuti pembayaran tunggakan pajak kendaraan.

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Samsul Bahri
Sekda Tanjabbar, Agus Sanusi. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjabbar, Agus Sanusi mengeluarkan surat edaran untuk menindaklanjuti surat Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Tanjabbar.

Surat tersebut berisi himbauan untuk Pembayaran Pajak Kendaraan Dinas dan Tunggakan pada Pemerintah Kabupaten Tanjabbar pada Rabu (27/10/2021).

Ia menyampaikan kepada seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjabbar untuk segera menindaklanjuti pembayaran pajak dan tunggakan pajak kendaraan dinas.

Lebih lanjut ia meminta seluruh OPD menindaklanjuti pembayaran pajak mengigat saat ini Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi sedang melaksanakan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Tahap II Tahun 2021 dari tanggal 12 Agustus 2021 s/d 30 November 2021. 

"Kita memerintahkan OPD untuk melakukan cek dan melakukan pembayaran pajaknya," ujarnya.

Tak tanggung-tanggung dalam surat edaran tersebut dijelaskan sebanyak 461 kendaraan dinas dari 48 SKPD/Instansi menunggak pajak dengan pokok PKB yang harus dibayar sebesar Rp 134.605.000 dan denda sebesar Rp 56.754.900, sehingga total Rp 191.359.900.

Baca juga: Banyak Kendaraan Dinas Tanjabbar Nunggak Pajak, Sekda: Menunggu APBD Perubahan

Baca juga: Gelapkan Pajak Hingga Rp 6,5 Miliar, Bos PT Jasmine Indah Dilimpahkan ke Kejari Tanjabbar

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved