Breaking News:

Soal Kelapa Sawit, Menko Airlangga Sebut Indonesia Berkomitmen Kerja Sama dengan Malaysia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mempertegas komitmen Pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk terus

Editor: Fifi Suryani
Tangkap layar YouTube Tribunnews
Airlangga Hartarto 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mempertegas komitmen Pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk terus bekerja sama terkait kebijakan kelapa sawit.

Airlangga menyampaikannya melakukan pertemuan bilateral Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia Zuraida Binti Kamaruddin di Jakarta, Minggu (24/10).

“Saya ingin mengakhiri dengan menegaskan kembali komitmen kuat Pemerintah Indonesia untuk terus bekerja sama dengan Malaysia. Saya percaya bahwa terlepas dari pandemi yang sedang berlangsung, ada banyak peluang yang harus dimanfaatkan kedua negara di tahun-tahun mendatang,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Senin (25/10).

Airlangga mengatakan bagi Indonesia, Malaysia merupakan salah satu mitra ekonomi utama dalam hal investasi dan perdagangan.

Selama semester I tahun 2021, Penanaman Modal Asing (PMA) yang berasal dari Malaysia mencapai US$ 706,8 juta dan tersebar di 1.324 proyek.

Dari sisi perdagangan barang, volume perdagangan bilateral antar negara telah mencapai $15,03 juta pada tahun 2020 dan $13,43 juta selama Januari hingga Oktober 2021.

“Hal tersebut menunjukkan intensnya hubungan bilateral kedua negara,” katanya.

Airlangga menyampaikan Indonesia sebagai Ketua Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) mengajak negara-negara produsen kelapa sawit mengantisipasi kemungkinan terjadinya siklus harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) melalui peningkatan konsumsi domestik sebagai alat manajemen permintaan. Pengelolaan harga minyak sawit berkelanjutan dapat dicapai dengan melaksanakan program mandat B30 di Indonesia dan B20 di Malaysia.

Strategi ini penting untuk menyeimbangkan pasokan dengan permintaan, yang akan menjaga harga CPO global.

“Hal penting yang ingin kami tekankan adalah pentingnya negara-negara anggota CPOPC mengintensifkan upaya untuk memastikan harga minyak sawit berkelanjutan. Kami menggarisbawahi tren positif atas pertumbuhan permintaan minyak sawit dan tren kenaikan minyak sawit secara umum,” jelas Airlangga.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved