Breaking News:

Menanti Puluhan Tahun, Warga Delima Tanjab Barat Semringah Terima Sertifikat

Bupati Tanjabbar Anwar Sadat menyerahkan 500 sertifikat redistribusi tanah objek reforma agraria untuk warga Desa Delima Kecamatan Tebing Tinggi.

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Danang
Bupati Tanjabbar Anwar Sadat menyerahkan 500 sertifikat redistribusi tanah objek reforma agraria untuk warga Desa Delima Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Bupati Tanjabbar Anwar Sadat menyerahkan 500 sertifikat redistribusi tanah objek reforma agraria untuk warga Desa Delima Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (25/10/2021).

Dalam sambutannya Bupati Tanjabbar Anwar Sadat mengingatkan masyarakat agar sertifikat tanah yang telah diterima dapat dimanfaatkan dengan baik, bukan untuk hal yang tidak penting.

“Kami merasa bangga dan senang hati kerjasama antara pemerintah daerah dengan BPN, dan saya selalu memfasilitasi kegiatan agraria karena ini salah satu upaya kita untuk bersinergi dalam percepatan proses reforma agraria yang akan kita lakukan di Tanjabbar, dan sinergitas inilah yang diperlukan dalam rangka percepatan proses reforma agraria dan ini terus kerjasamakan dalam rangka berkolaborasi untuk mempercepat proses-proses yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama masyarakat di Desa Delima," ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati sampaikan setidaknya masih ada 791 hektare lahan yang masih proses untuk disampaikan ke Kementerian Pertanahan dalam rangka untuk pelepasan kawasan menjadi hak milik masyarakat.

“Terima kasih dan selamat bahagia kepada bapak ibu sekalian yang hari ini mendapatkan sertipikatnya dan mudah mudahan 791 hektare lagi dapat kita berikan kepada masyarakat Delima sehingga kita bertemu kembali dan kami sebagai pemerintah daerah terus berupaya mendorong dan mengkoordinasikan agar bisa terimplementasikan," ujarnya lagi.

Terakhir ia mengapresiasi pemberian excavator dari Kementerian PUPR untuk pengelolaan TPA.

Baca juga: Reforma Agraria, Warga Desa Delima Terima 500 Sertifikat, Begini Pesan Bupati Tanjab Barat

Baca juga: Warga Desa Delima Tanjab Barat Ingin Lahan 791 Hektare di Kawasan Hutan Dibebaskan untuk Warga

“Pada kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Jambi yang telah mengupayakan bantuan excavator juga dalam rangka untuk mengelola sampah di TPA karena aromanya yang mengganggu kegiatan masyarakat dan saya bangga dengan masyarakat delima yang mengolah limbah sampah menjadi pupuk,” ucapnya.

Kepala Desa Delima, Suhono mengucapkan syukur karena desanya menjadi wilayah lokasi prioritasa reforma agraria.

“Merupakan suatu kebahagiaan bagi kami masyarakat delima yang berpuluh puluh tahun menunggu kepastian hukum tentang legalitas, dan dalam hal ini desa delima merupakan salah satu wilayah lokasi prioritas reforma agraria yang didorong bersama pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, konsorsium pembaruan agraria, persatuan petani Jambi, kelompok tani dan pemerintah desa," ujarnya.

Ia berharap pemerintah juga menyelesaikan lahan garapan masyarakat yang berada dalam kawasan hutan.

“Untuk garapan masyarakat yang masih berada dalam kawasan, Kami mohon kepada bapak Bupati untuk dapat mendorong dan mengusulkan kembali melalui tanah objek reforma agraria maupun revisi rencana tata ruang wilayah," harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPN Kabupaten Tanjabbar Supriadi menyampaikan bahwa beberapa hari yang lalu telah dibagikan secara virtual dan simbolis oleh Presiden RI, dan hari ini akan diserahkan semua sertifikatnya.

“Sertifikat yang telah kita selesaikan, dan susah payah kita perjuangkan tidak boleh untuk diperjual belikan boleh digadaikan tetapi gunakan untuk usaha perbaikan ekonomi kedepannya, jangan sampai langsung dijual karena kita sudah berpuluh puluh tahun memperjuangkannya dan setelah ini BPN, Masyarakat, Kades, dan Camat beserta Perwakilan PerBankan akan membahas untuk apa guna sertifikat tanah itu,” ujarnya.

“Untuk garapan yang masih berada dalam kawasan kita bersama sama akan berjuang supaya terlepas dari kawasan hutan dan ditahun ini kita akan berjuang kembali, jika sudah terlepas insyaallah kita akan berkumpul kembali disini agar masyarakat dan pemerintah senang,” tambahnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat redistribusi tanah objek reforma agraria tahun 2021 kepada masyarakat oleh Bupati, dan Penyerahan Bantuan Excavator oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jambi kepada Bupati Tanjabbar.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved