Breaking News:

Berita Tanjabtim

Volume Air Sungai Batanghari Mulai Meningkatkan, BPBD Tanjabtim Sebut Masih Kategori Normal

Sejak beberapa pekan terakhir, curah hujan di Tanjabtim terbilang tinggi. Kondisi tersebut berpengaruh pada meningkatnya air Sungai Batanghari

Tribunjambi/Abdullah Usman
Sejak beberapa pekan terakhir, curah hujan di Kabupaten Tanjabtim terbilang tinggi. Kondisi tersebut berpengaruh pada meningkatnya volume air Sungai Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sejak beberapa pekan terakhir, curah hujan di Kabupaten Tanjabtim terbilang tinggi. Kondisi tersebut berpengaruh pada meningkatnya volume air Sungai Batanghari.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanjabtim, Indra S Gunawan menuturkan, beberapa hari terakhir memang curah hujan cukup tinggi dan berdampak pada volume air Sungai Batanghari.

"Namun kenaikan air sungai Batanghari di Tanjabtim sendiri, tidak murni semua akibat curah hujan yang intens terjadi di sini. Melainkan juga air kiriman atau limpahan dari kawasan mudik yang juga cukup tinggi curah hujannya di sana," jelas Indra, Senin (25/10/2021).

Lanjutnya, untuk saat ini kondisi air sungai yang mengalami peningkatan ini belum masuk kategori mengkhawatirkan atau masih terbilang normal.

"Kemarin berdasarkan pantauan ketinggian air sungai yang ada di Kecamatan Berbakti, bahwa tinggi air mencapai Tiga meter. Itu masih kategori normal," sebutnya.

"Namun jika pergerakan air terus naik dan mencapai ketinggian Lima meter, baru kita tetapkan status siaga banjir," tambahnya.

Dijelaskan indra, berdasarkan koordinasinya bersama BMKG bahwa pada minggu kedua atau dasarian dua pada bulan November akan terjadi awal mula musim penghujan tinggi.

"Kalo saat ini masih peralihan pancaroba, dari musim panas ke musim penghujan," jelasnya.

Di Kabupaten Tanjabtim sendiri terdapat Dua Kecamatan yang masuk kategori rawan banjir, yakni Kecamatan Berbakti dan Kecamatan Dendang.

Untuk di Kecamatan Berbak sendiri terdapat titik pertemuan tiga aliran sungai yang mengakibatkan desa sempat menjadi langganan pertama banjir saat musim penghujan. Yakni di kelurahan simpang Kecamatan Berbak.

Baca juga: Kualitas Air Sungai Batanghari di 50 Poin, DLH Provinsi Jambi Sebut Angka Ini Terus Turun

Baca juga: Sudah 10 Tahun Warga Sungai Duren Bermukim di Bibir Sungai Batanghari Terancam Abrasi

Baca juga: Tinggi Air Sungai Batanghari di Kota Jambi Mencapai 13 Meter

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved