Breaking News:

Sekolah Terapkan PTM Terbatas, Kanwil Kemenag Jambi Imbau Terapkan Prokes Ketat

Sekolah naungan Kementerian Agama Provinsi Jambi sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sejak 4 Oktober 2021.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Monang
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Abdul Rahman, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sekolah yang berada dinaungan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Pelaksanaannya pun berbarengan dengan pelaksanaan PTM terbatas yang dilakukan serentak di Jambi pada 4 Oktober lalu.

"Kami sudah melaksanakan PTM. Itu serempak dengan sekolah biasa lainnya di 4 Oktober. Tetap masih terbatas dan diberlakukan 50 persen," ungkap Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Abdul Rahman, Jumat (22/10/2021).

Ia mengatakan membebaskan pihak sekolah untuk mengatur mengenai pelaksanaan 50 persen dari kapasitas lokal di sekolah.

"Kita bebaskan, mau 50 persen sesuai dari absen, 50 persen dari seluruh siswa di madrasah, atau sistem sesi lainnya. Yang penting satu lokal hanya bisa 50 persen. Ini agar bisa menerapkan prokes," katanya.

Kemudian ia mengatakan, untuk penerapan protokol kesehatan juga merupakan tanggung jawab dari pihak madrasah.

Aktivitas PTM terbatas ini pun diwajibkan mengenakan masker bagi murid dan guru di areal sekolah.

"Dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehtan, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, serta pengaturan jarak agar tak ada kerumunan," katanya.

Setelah pelaksanaan PTM terbatas dilaksanakan hampir satu bulan ini, ia mengatakan tidak kendala yang berarti dalam proses pembelajaran.

"Tidak ada kendala selama pembelajaran. Sampai saat ini pun belum ada siswa atau pun guru yang terpapar Covid-19. Harapannya jangan sampai terjadilah," jelasnya.

Dirinya pun mengimbau kepada madrasah baik siswa, guru, staff, dan orang tua, untuk mendukung pelaksanaan PTM terbatas ini.

Terutama bagi orang tua agar mengizinkan anaknya untuk mengikuti PTM terbatas ini.

"Kami imbau juga untuk warga madrasah di Provinsi Jambi, agar selalu menjaga prokesnya. Agar tidak ada kasus saat PTM terbatas ini," harapnya.

Sementara itu, dirinya menyebutkan di Provinsi Jambi terdapat 1.188 lembaga madrasah, yang terdiri dari Raudhatul Athfal 276 madrasah, Madrasah Ibtidaiyah 288 madrasah, Madrasah Tsanawiyah 397 madrasah, dan  Madrasah Aliyah 227 madrasah.

Adapun jumlah siswa madrasah di Provinsi Jambi di semester ganjil 2021/2022 terdapat 126.478 siswa dan 14.549 guru.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved