Breaking News:

Berita Tanjab Barat

Pasar Mingguan di Sungai Saren Tanjabbar Ganggu Lalu Lintas, Siti: Ya Begini Kalau Jumat

Keberadaan pasar Sungai Saren di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dianggap menggangu arus lalu lintas

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Rahimin
Tribunjambi/danang
Arus lalu lintas di Pasar Sungai Saren. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Keberadaan pasar mingguan di Jalan Lintas Tungkal, Kelurahan Sungai Saren, Kecamatan Bram Itam, Tanjung Jabung Barat dianggap menggangu lalu lintas kendaraan.

Pasar ini merupakan pasar dadakan yang ada setiap Jumat. Tidak ada bangunan khusus untuk para pedagang berjualan.

Pedagang memanfaatkan bahu jalan dan halaman rumah-rumah warga untuk meletakan barang dagangannya kurang lebih sepanjang 200 meter.

Hal ini cukup menggangu lalu lintas kendaraan karena pasar ini berada di jalan Lintas Tungkal yang merupakan jalan utama dari dan menuju Kota Kuala Tungkal.

Rumah Dijual
Rumah Dijual (TRIBUN JAMBI)

Banyak kendaraan berlalu lalang, baik roda dua dan roda empat termasuk truk, beberapa kendaraan harus antre karena terjadi kemacetan.

Kondisi jalan yang tidak terlalu lebar juga menjadi faktor padatnya keadaan di pasar Sungai Saren ini, pembeli berlalu lalang di sepanjang jalan yang menyebabkan kendaraan harus antre untuk melalui jalan ini.

Siti Khadijah, seorang warga sekaligus penjual nasi di pasar tersebut mengatakan, setiap Jumat pasar tersebut selalu ramai dan menimbulkan kemacetan. "Ya beginilah kalau Jumat, dari pagi, siang pedagang sudah balik," ujarnya.

Padahal diketahui, pemerintah telah membangun gedung pasar baru di Sungai Saren menggunakan dana APBN. Namun, hingga saat ini gedung tersebut belum digunakan.

Terkait hal tersebut, Siti mengatakan saat ini memang tidak terpakai. "Ada tapi kecil, tak cukup kalau mau jualan di sana, tak terpakai lah, tak mau orang pindah kesana, orang lebih milih di sini," ujarnya.

Dia menyebutkan, kondisi pasarnya kini, tidak terawat karena belum pernah terpakai. "Belum pernah terpakai, ada beberapa gedung, ada tempat jualan ikan, jualan sayur, jadi di bagi-bagi, ada rumah, ada tamannya juga, tapi ya sekarang tidak terawat," pungkasnya.

Baca juga: 291 Jabatan Eselon IV di Tanjab Barat Akan Dihapus Tahun Depan

Baca juga: Wakil Bupati Tanjab Barat Lantik 15 Pejabat Eselon III dan IV

Baca juga: Tiga Hari Nelayan di Tanjab Barat Tak Bisa Melaut Karena Solar Langka

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved